Forkompimda Kediri Kota Gelar Silaturahmi dengan Warga Papua

oleh
Kompak, Forkompimda Kota Kediri bersama warga asal Papua menari bersama.

KEDIRI – Bertempat di ruang Joyoboyo Pemkot Kediri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri menggelar acara silaturahmi, mengundang sedikitnya 150 warga Papua, utamanya para pelajar yang tengah melakukan studi di Kota Kediri, Kamis (22/08).

Nampak hadir Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama Wawali Lilik Muhibah, Kapolres Kediri AKBP Anthon Haryadi, Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Kajari Kota Kediri Dra Martini SH, Kepala Pengadilan  Negeri Sarah Louis Simanjuntak, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno mengatakan, terdapat sedikit salah paham yang terjadi di Malang ataupun di Surabaya, permasalahan tersebut saat ini sedang ditangani secara serius oleh pemerintah, Termasuk dari TNI sendiri sedang melaksanakan pendalaman dan proses terhadap personel yang mungkin saja atau diduga melanggar aturan.

“Kepada yang ada di sini tidak perlu ragu tidak perlu khawatir lagi, semua yang ada di sini adalah orang tua kalian, belajar di sini sampai tuntas dan jangan mudah terprovokasi,” ujar Dwi Agung.

Sementara itu Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi dalam sambutannya juga mengatakan, Kediri memang terkenal sebagai Kota Santri, pondoknya banyak tetapi jangan salah gerejanya juga banyak, kemudian juga tempat ibadah lainnya juga, di sini ada klenteng juga.

“Kediri ini miniaturnya Indonesia masyarakatnya sangat rukun, saya ucapkan terima kasih, karena dengan kerukunan yang terjadi ini maka tugas kami, Polri akan jadi lebih mudah dalam memelihara keamanan,” terang Anthon.

Masih menurut Anthon, mengenai kejadian di Surabaya maupun di Malang, pihaknya juga semua elemen turut prihatin. “Percayakan kepada kami, Polri telah mengambil langkah-langkah terhadap peristiwa tersebut termasuk apabila ada yang terlibat atau melanggar undang-undang itu akan ditindaklanjuti  sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kara Anthon.

Anthon juga mengimbau agar  para putra putri Papua yang ada Kediri ini bisa menyampaikan kabar kepada keluarganya yang ada di Papua, bahwa selama tinggal di Kota Kediri dijamin keamanannya.

Demikian, masih di tempat yang sama Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, senada mengimbau kepada pelajar asal Papua yang sedang belajar di Kediri untuk  tidak risau.

“Tugas adik-adik belajar, kita menjaga, belajarlah yang  sungguh-sungguh supaya kedepan kita bisa memberikan warna yang baik untuk Indonesia,” pungkas walikota yang akrab disapa Mas Abu ini. (leh/yud/tyo)