Perangkat Desa Berselingkuh dengan Istri Warganya, Tepergok, lalu Dimassa

oleh
Mujib bersimbah darah setelah dimassa.

LAMONGAN– Tepergok selingkuh, seorang perangkat desa babak-belur dihajar warganya. Kesialan itu menimpa H Mujib, yang menjabat Kasi Pemerintahan Desa Pelangwot, Kecamatan Laren pada Selasa (8/10) malam.

Gegara diamuk warganya membuat sekujur tubuh Mujib bersimbah darah. Padahal, Perangkat desa berumur 45 tahun itu telah mempunyai istri dan dua anak. Informasi yang dihimpun, perempuan yang diselingkuhi Mujib diketahui bernama Rofa.

Selain masih warganya, perempuan ini juga telah berkeluarga dan mempunyai dua anak. Bahkan, jalinan asmara terlarang itu diduga warga setempat sudah berlangsung cukup lama.

Sementara itu, Camat Laren Na’im saat dikonfirmasi membenarkan ada laporan kejadian tidak senonoh yang dilakukan oknum perangkat desa di bawah kordinasinya.

Bahkan saat ini pihak kecamatan masih mendalami kasus tersebut. “Dugaan memang ke arah situ (perselingkuhan, red). Tapi masih kami selidiki kepastiannya,” kata Na’im, Rabu (9/10) siang.

Naim menambahkan, ketika diminta keterangannya, HM mengaku tidak bermaksud untuk berselingkuh kepada perempuan yang sudah menjadi suami orang tersebut. Melainkan, dia datang ke rumah RP karena sedang membuntuti orang yang hendak masuk ke rumah perempuan tersebut.

“Alasannya HM hendak membuntuti orang, tapi oleh para warga sekitar tetap saja tidak mempercayai ucapannya karena dianggap sekadar alibi saja,” imbuh Na’im.

Terpisah, Kapolsek Laren Iptu Suwandi membenarkan adanya kejadian tersebut, dan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah mendapatkan informasi ada penggerebekan pasangan selingkuh.

“Benar ada kejadian itu. Namun kedua belah pihak telah menyelesaikan permasalahannya secara kekeluargaan. Mereka sudah bersepakat damai saat dimediasi di Balai Dusun. Sampai saat ini belum ada laporan tindak lanjutnya lagi,” kata Suwandi. (al/har/nov)