Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Olahraga

979 Taekwondoin Bersaing di Piala KONI 

Ketua umum KONI Surabaya Hoslih Abdullah membuka kejuaraan taekwondo memperebutkan Piala KONI Surabaya si GOR Hayam Wuruk.

Surabaya, Memorandum.co.id –
Sebanyak 979 atlet dari 44 klub di Jatim bersaing di kejuaraan taekwondo kelompok umur memperebutkan piala KONI Surabaya. Kejuaraan yang dibuka oleh Ketua Umum KONI Surabaya Hoslih Abdullah di GOR Hayam Wuruk, Sabtu (16/11) akan berlangsung hingga Minggu (17/11).

Ketua Umum Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Surabaya Mohammad Yusron menginformasikan bahwa ajang Piala KONI merupakan kejuaraan untuk pembibitan khusus bagi atlet taekwondo Kota Surabaya. Namun, pihaknya juga mengundang atlet daerah lain seperti Mojokerto, Malang dan Jember. Sehingga persaingan untuk menjadi yang terbaik semakit ketat.


Pihaknya mengharapkan muncul bibit atlet muda berbakat di kejuaraan ini. Apalagi dengan peserta mencapai hampir seribu dari 42 klub taekwondo yang ada dia memiliki rasa optimistis jika Surabaya tidak akan kekurangan atlet masa depan.

baca juga :  Masa Pandemi, KONI Surabaya Pertahankan Prestasi Atlet

Khusus atlet yang bertanding di nomor prestasi seperti yunior dan senior, Pengkot TI Surabaya sudah memiliki rencana untuk yang terbaik akan dijaring di Pemusatan Latihan Cabang (Puslatcab) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VI tahun 2021 mendatang.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Surabaya Hoslih Abdullah dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pengkot TI Surabaya yang bisa menghadirkan peserta sangat besar untuk kejuaraan kelompok umur seperti ini. Menurutnya para atlet usia dini merupakan modal berharga untuk regenerasi.

baca juga :  Sikapi Aksi Teror, Cak Dullah: Mari Bahu Membahu Jaga Kota Surabaya

“Dari segi prestasi cabor taekwondo boleh diacungi jempol. Karena tekwondoin Surabaya tampil sebagai juara umum Porprov Jatim beberapa bulan lalu. Setelah merebut 5 medali emas, 7 perak dan 2 perunggu. Ini menunjukkan pembinaan yang dilakukan Pengkot TI Surabaya cukup berhasil,” puji Cak Dullah, sapaan akrab Hoslih Abdullah.

Namun lanjut dia, TI Surabaya jangan cepat puas.  justru sebaliknya keberhasilan ini sebagai tantangan menghadapi Porprov dua tahun mendatang. Kalau bisa, medali yang dikumpulkan nanti bisa ditingkatkan lagi,” pintanya. (sr/udi)

baca juga

Sikapi Aksi Teror, Cak Dullah: Mari Bahu Membahu Jaga Kota Surabaya

Syaifuddin

Sajikan Pendidikan dan Budaya Lokal

Syaifuddin

Porprov Jawa Timur VII Mundur 2022, Cak Dullah: Sabar, Tunggu Keputusan Gubernur

Agus Supriyadi