Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Pilwali Surabaya

Bersama Sahabat Lama, Machfud Arifin Siap Hidupkan Kembali Situs Religi Surabaya

Bacawai dan Bacawawali Surabaya, Machfud Arifin (tengah) dan Mujiaman  Sukirno (kanan), ketua koordinator relawan Sahabat Lama Surabaya Subandi (kiri) ketika pembacaan deklarasi dukungan dari Umat Nahdliyin di Mercure Hotel Surabaya.

Surabaya, memorandum.co.id – Mendapat dukungan Nahdliyin yang tergabung dalam Relawan Sahabat Lama, Bakal Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (MA)-Mujiaman Sukirno siap menghidupkan kembali situs religi yang ada di Kota Surabaya.


Penegasan Machfud Arifin ini disampaikan di hadapan sekitar 150 perwakilan Nahdliyin Surabaya saat menggelar silaturahmi di Hotel Mercure Jalan Raya Darmo, Minggu (20/09/2020) sore.


Subandi,  Ketua Koordinator relawan Sahabat Lama Surabaya mengatakan, umat Nahdliyin totalitas mendukung Cak Machfud. Karena komitmennya menghidupkan kembali situs-situs religi di Surabaya.

baca juga :  Mujiaman: Pemimpin Harus Turun ke Bawah

“Salah satu harapan kami ialah ingin Cak Machfud menghidupkan kembali situs-situs religi yang ada di Surabaya,” kata Subandi.

Nahdliyin Surabaya menyatukan tekad menjadi garda terdepan memenangkan Cak Machfud dan Mujiaman. Untuk itu 30.000 suara dipersiapkan memenangkan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MA-Ju) di Pilwali Surabaya 9 Desember nanti.

“Kami sudah siapkan 30.000 suara yang tersebar di 26 kecamatan sebagai satuan koordinator kecamatan (satkorcam) sahabat lama dari berbagai elemen, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU dan masih banyak lagi,” tandas Subandi.

baca juga :  MA-Ju: 100.000 Lapangan Kerja Itu Realistis

Sementara itu, Machfud Arifin menyampaikan, bahwa Kota Surabaya merupakan tempat pusat perkembangan Islan di tanah Jawa, namun situs-situs religi Islam di Surabaya masih kurang nyaman.

“Surabaya bukan kandang, Surabaya merupakan markas pendiri-pendiri Islam, lahirnya tokoh islam seperti wali songo.
Seperti di (area makam Sunan) Bungkul. Di kawasan Ampel mau masuk saja susah lewat jalan sempit, itu semua harus diperbaiki,” ujar Machfud.

Dirinya berkeyakinan dan berprinsip sekali layar berkembang pantang surut.

“Jangan bersandar, berpegangan kepada orang. Tapi bersandarlah kepada Allah SWT,” seru mantan Kapolda Jawa Timur itu. (mg1/mg2/day/fer)

baca juga :  Ini Jadwal Tes Kesehatan Paslon MA-Mujiaman

baca juga

Ubah Jadwal, Machfud-Mujiaman Daftar ke KPU Minggu Sore

Aziz Manna Memorandum

Sempat OTG, Machfud Minta Warga Kota Jaga Kesehatan

Aziz Manna Memorandum

Seluruh Elemen Agama Siap Menangkan MA-Ju, Komunitas Buddhis Surabaya Bukan Anak Tiri

Ferry Ardi Setiawan