Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Surabaya

Beternak Sugar Glider di Masa Pandemi, Raup Jutaan Rupiah per Bulan


Surabaya, memorandum.co.id – Beternak hewan peliharaan di tengah pandemi Covid-19 ternyata bisa menghasilkan uang hingga mencapai jutaan rupiah per bulan. Seperti yang dilakukan Syaiful Rusdi Efendi (34), warga Jalan Genteng Butulan nomor 14, Surabaya ini.

Dengan menyalurkan hobinya memelihara sugar glider (mamalia berkantung seperti kanguru dan koala) yang dirintis 2019 akhir, pria yang berprofesi guru ini mengisi waktu luangnya dengan beberapa koleksi hewan asli Papua-Australia berbagai varian tersebut.


Bagi dirinya, hewan dengan nama ilmiah Petaurus Breviceps ini selain memiliki bulu yang lembut juga merupakan hewan pintar yang bisa dilatih melompat ke tubuh pemilik.

Tidak sekadar memelihara, ketekunannya yang awalnya memelihara seekor sugar glider jenis Classic Grey dan dikawinkan dengan jenis yang sama hingga akhirnya memasuki bulan ke tujuh mengetahui langsung proses melahirkannya.

baca juga :  Wagub Emil Ajak Pengusaha Muda Maksimalkan Kreativitas dan Inovasi

Dari situ, Syaiful yang mencoba menjualnya pada usia 1,5 bulan karena butuh uang akhirnya laku. Uang penjualan itu lalu disimpan. Karena dianggap hobi ini cukup menguntungkan, Syaiful mulai belajar dari komunitasnya, Sugar Glider Surabaya (SGS) yang biasa berkumpul di Taman Bungkul, sebelum pandemi Covid-19.

Dari bertukar pikiran tersebut, lambat laun Syaiful pun memahami cara beternak dan tidak mudah begitu saja menjual koleksi sugar glider miliknya kepada customer.
Termasuk mengenai harga, jika variannya bagus ia pun tidak mudah melepaskan begitu saja kepada customer meski waktu itu dibeli dengan harga mahal.

baca juga :  Hewan Ternak Berkeliaran di Tambak Wedi, Pemilik Bisa Didenda Rp 50 Juta

“Pernah ada yang mau beli dengan harga mahal tetapi tidak saya lepas. Semakin susah project, semakin tinggi harganya. Untuk hasil bagus, harus tahu silang DNA,” ujar Syaiful saat ditemui di rumahnya.

Kepada customer sekitaran Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, ia selalu memberikan pelayanan yang bagus. Ketika akan membeli sugar glider miliknya, customer diberikan edukasi terlebih dahulu soal binatang penyuka buah-buahan manis ini.

“Misal tidak jadi beli tidak apa-apa. Bagi customer bisa free untuk potong kuku dan memandikan, tapi itu hanya untuk customer saja. Tidak melayani umum,” ujarnya.

baca juga :  Hewan Ternak Berkeliaran di Tambak Wedi, Pemilik Bisa Didenda Rp 50 Juta

Untuk harga yang ditawarkan dari koleksi sugar glider miliknya, dibandrol mulai dari harga Rp 300 ribu hingga Rp 10 juta.

“Harga Classic Grey yang jantan Rp 300 ribu, kalau betina Rp 350 ribu. Jenis Mozaic Rp 800 sampai Rp 1 juta tergantung variannya, ada yang Rp 1,2 juta untuk grade A. Untuk yang jenis Ruby Leucistic Rp 10 juta,” jelasnya.

Bagaimana cara perawatannya, tambah Syaiful, bahwa sangat mudah.

“Makan buah, bubur bayi, susu nonlactosa, dan air biasa. Jangan yang asam, karena bisa menyebabkan menceret. Kalau terus-terusan menceret bisa mengakibatkan kematian,” pungkas Syaiful. (fer)

baca juga

Wagub Emil Ajak Pengusaha Muda Maksimalkan Kreativitas dan Inovasi

Syaifuddin

Hewan Ternak Berkeliaran di Tambak Wedi, Pemilik Bisa Didenda Rp 50 Juta

Syaifuddin