Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Hukum Kriminal

Buka Layanan Seks via Medsos Divonis 8 Bulan Penjara

Ilustrasi jasa layanan seks via media sosial.

Surabaya, memorandum.co.id – Tanaya Hudiyenti, didakwa menyediakan jasa pornografi dengan menawarkan, mengiklankan baik secara langsung atau tidak langsung kepada publik terkait layanan seks.

Majelis hakim yang diketuai Sutarno lalu menyatakan wanita berusia 34 tahun itu bersalah dan dihukum selama 8 bulan penjara saat putusan.


“Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Tanaya Hudiyenti dengan pidana penjara selama 8 bulan,” tutur hak Sutarno saat membacakan amar putusannya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (7/9/2021).

Dijelaskan dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Damang Anubowo sebelumnya, terdakwa mengiklankan dalam akun media sosialnya sendiri yaitu Twitter, dengan nama @YourMilf2. Dalam akun tersebut berisi foto-foto terdakwa yang dapat diakses oleh publik.

baca juga :  Keterangan Saksi Pojokkan Terdakwa Penggelapan RS William Booth

Selain itu, terdakwa memasang tarif layanan apabila ada pria yang menginginkan berhubungan badan dengannya. Untuk layanan 1 jam, terdakwa mematok harga Rp 1 juta. Sedangkan 2 jam seharga Rp 1,8 juta. Jika sepakat pengguna jasa harus membayar uang muka Rp 500 ribu.

Pad 20 April 2021, saksi Rusdiyanto tertarik dengan iklan terdakwa. Setelah terjadi kesepakatan, saksi memenuhi persyaratan yang diajukan oleh terdakwa. Pada 21 April 2021, sekira pukul 20.30, terdakwa dan saksi menuju kamar hotel untuk melakukan hubungan badan.

baca juga :  Sidang Tipu Gelap Rumah Tanah di Gunung Anyar, Nenek di Surabaya Jadi Korban Sindikat Mafia Tanah

Namun, tak berapa lama kemudian terdakwa diamankan oleh saksi Veldy Verdiyanto yang tak lain merupakan anggota Polrestabes Surabaya.

Dalam fakta persidangan, terdakwa mengakui semua perbuatannya. Sehingga unsur pidana dalam pasal 30 UU RI nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi jo pasal 4 ayat (2) huruf d UU RI nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi sebagaimana dalam dakwaan pertama JPU telah terpenuhi.

JPU Damang akhirnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 10 bulan. “Memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menjatuhkan pidana kepada terdakwa Tanaya Hudiyenti dengan pidana penjara selama 10 bulan,” kata Damang saat membacakan tuntutannya pada persidangan pekan sebelumnya.

baca juga :  Sidang Penipuan Bisnis Perumahan Fiktif, Terdakwa Cuma Modal Cek Kosong

Setelah diputus oleh majelis hakim, terdakwa menyatakan menerima ketika diminta tanggapannya.” Terima Pak Hakim,” ujar Tanaya. (mg-5/fer)

baca juga

Waspada, Penipu Catut Nama Wali Kota Eri Cahyadi

Syaifuddin

Wanita Surabaya Ini Bantu Suami di Lapas Edarkan Sabu

Agus Supriyadi

Vonis Seumur Hidup Terdakwa 18 Kg Sabu, Jaksa Kejati Jatim Ajukan Banding

Syaifuddin