Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Headline Surabaya

Dewan Pers Verifikasi Faktual memorandum.co.id

Jajaran pimpinan memorandum.co.id menyerahkan berkas verifikasi faktual.

Surabaya, memorandum.co.id – Dewan Pers melakukan verifikasi faktual terhadap media online memorandum.co.id, Rabu (19/8/2020) malam. Verifikasi faktual itu dilakukan oleh anggota Dewan Pers Ahmad Djauhar.

Kedatangan Ahmad Djauhar disambut pimpinan memorandum.co.id , mulai dari Komisaris Utama Choirul Shodiq, Direktur Yoyok Khayatullah, Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Online Arief Sosiawan, dan Redaktur Pelaksana Online Agus Supriyadi.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Djauhar memeriksa berkas dan legalitas mulai dari akta pendirian, kode etik internal, kode etik wartawan ketika peliputan di lapangan, hingga soal gaji karyawan. Semua ditanyakan Ahmad Djauhar secara mendetail.  “Apakah ada pelatihan jurnalistik terhadap wartawan,” tanya Ahmad Djauhar.

baca juga :  Terpilih sebagai Media Profesional di Indonesia
Anggota Dewan Pers Ahmad Djauhar (paling kiri) memeriksa berkas verifikasi memorandum.co.id

Atas pertanyaan itu, Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Online Arief Sosiawan menjelaskan, bahwa secara berkala setiap enam bulan sekali  melakukan pelatihan jurnalistik.

“Kami juga melakukan evaluasi terhadap wartawan seminggu sekali,” jelas Wawan, sapaan Arief Sosiawan.

Komisaris Utama Choirul Shodiq menambahkan bahwa memorandum.co.id juga mendatangkan narasumber ke kantor untuk berdiskusi . “Dengan Bapak Kapolda Jatim, Pak Wagub Jatim, dan kapolres jajaran Polda Jatim,” ujar Choirul Shodiq.

Usai melakukan verifikasi terhadap legalitasi dan kondisi kantor, Direktur memorandum.co.id Yoyok Khayatullah menyerahkan berkas kepada Ahmad Djauhar dengan didampingi  Komisaris Utama Choirul Shodiq, Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Online Arief Sosiawan, dan Redaktur Pelaksana Online Agus Supriyadi.

baca juga :  Kompetensi Wartawan Harus Sampai Level Foresight

Sebelum meninggalkan kantor memorandum.co.id, Ahmad Djauhar juga meninjau langsung ruang redaksi yang telah menerapkan protokol kesehatan. Ahmad Djauhar juga terkesan dengan keberadaan Memorandum yang sudah berusia 50 tahun lebih. (fer/gus)

 

 

 

baca juga

Terpilih sebagai Media Profesional di Indonesia

Aris Setyoadji

Kompetensi Wartawan Harus Sampai Level Foresight

Syaifuddin

Ketua Dewan Pers Serahkan Sertifikat Perusahaan Pers kepada SKH  Memorandum

Syaifuddin