Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Hukum Kriminal

Dijambret, Ibu Hamil Hampir Terjatuh dari Motor

Ilustrasi

Surabaya, memorandum.co.id – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Kota Surabaya. Kali ini menimpa Martika Dini Syaputri (35), asal Driorejo Kota Baru, Gresik. Korban yang hamil 6 bulan ini dijambret saat melintas di Jalan Raya Bangkingan, tepatnya setelah makam Sumur Welut, Lakarsantri.

Kejadian bermula itu terjadi Selasa (12/1), sekitar 16.00, Saat itu korban hendak pulang dari kerjanya di MERR Rungkut, dengan mengendarai motor matic seorang diri.


Seperti biasanya, ketika pulang, korban yang merupakan karyawan swasta ini melintasi Jalan Kebraon III. Merasa capek dengan tas ransel dipunggungnya. Oleh Dini, tas tersebut dipindah dan diletakkan di jok depan atau pijakan kaki.

“Posisi saya hamil 6 bulan, karena punggung capek, tas saya pindah ke jok,” kata Dini saat dikonfirmasi Memorandum, Rabu (13/1).

baca juga :  Jambret Rampas Tas, Korban Jatuh Tersungkur

Dijelaskan korban, ketika melintas di Jalan Raya Bangkingan, akses tergenang air. Sebab kondisi saat itu hujan baru saja reda. Oleh Dini, tas yang tadinya diletakkan ke jok motor itu dipindah lagi dipangkuannya.

“Selain situasi sepi, jalannya saat itu tergenang air. Sehingga saya berkendara berhati-hati dan laju kendaraan pun pelan,” imbuh Dini.

Masih di Jalan Bangkingan, korban tiba-tiba dipepet satu pelaku dari arah belakang. Saat itu, satu pelaku mengendarai motor matic kombinasi putih-merah memepet motor korban dari sisi kanan. Dengan mudah, pelaku langsung merampas tas ransel milik korban. “Tiba-tiba diambilboleh pelaku. Kejadiannya cepat,” ujarnya.

baca juga :  Sepi Garapan, Pekerja Proyek Bobol Toko Sembako di Sambikerep, Gondol 5 Kantong Beras

Dini mengaku, setelah dirampas, pihaknya sempat bertetiak meminta pertolongan dan melakukan pengejaran hingga 300 meter dari lokasi kejadian. Namun, upayanya tidak membuahkan hasil. Pelaku menggeber motornya sangat kencang ke arah barat.

“Saat jalan mulai kelok-kelok, saya kehilangan jejak. Bahkan saat pengejaran, saya hampir terjatuh, karena tidak bisa mengendalikan motor,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, Dini kehilangan satu unit laptop Asus, HP merek Realme type 5 pro, uang tunai Rp 150.000 serta dompet ini STNK, SIM, ATM dan identitas penting lainnya. “Kerugian ditaksir Rp 10 juta,” kata dia.

Ia mengungkapkan, saat beraksi pelaku yang merampas tasnya tidak memakai helm. “Pelaku pria dengan pawakan tinggi dan badannya kurus. Saat itu pelaku mengenakan baju lengan panjang dan bertopi,” jelas dia.

baca juga :  Dua Residivis Jambret Ditembus Pelor

Setelah kejadian, perkara ini dilaporkan ke Polsek Lakarsantri. “Sudah saya laporkan setelah kejadian itu,” imbuh dia.

Dini mengaku sampai saat ini masih trauma dengan kejadian tersebut. Korban yang biasa pulang kerja melintas Jalan Raya Bangkingan, kini mencari akses lain.

“Takut kalau sekarang lewat Jalan Raya Bangkingan. Trauma dengan kejadiaan itu. Saya berharap kejadian yang menimpa saya menjadikan masyarakat lebih mawas diri. Dan mengharap Polisi segera menangkap pelaku tersebut,” tegas korban.

Sementara Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Iptu Suwono membenarkan kejadian tersebut. “Ya. Saat ini masih proses lidik (penyelidikan, red),” kata kanitreskrim. (alf/udi)

Reporter : Alfin

baca juga

Waspada! Jambret Acak-Acak Margomulyo

Ferry Ardi Setiawan

Wanita Surabaya Ini Ajak Dua Pria Begal Temannya

Ferry Ardi Setiawan

Wanita Muda Dijambret di Kembang Jepun

Agus Supriyadi