Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Malang Kota

Dukung Vaksinasi, RSUB Siapkan SDM dan Sarpras

Prosesi pendaftaran vaksinator di Rumah Sakit Universitas Brawijaya.

Malang, memorandum.co.id – Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) mendapat vaksin untuk 341 orang. Diperuntukan bagi tenaga kesehatan (nakes) dan nonnakes.

Di gelombang pertama, sudah dilakukan vaksinasi kepada 222 orang. Dilaksanakan di lantai 3 gedung C, RSUB, Senin (1/2/2021). Sementara sisanya, dilakukan di tahap selanjutnya. Kegiatan ini sebagai upaya pencegahan Covid-19, khususnya bagi pegawai RSUB.


“Di RSUB, vaksinasi sudah dilaksanakan di awal Februari. Sudah 222 orang, sisanya di tahap selanjutnya,” terang Direktur RSUB Dr dr Sri Andarini M Kes, Rabu (10/2/2021).

baca juga :  PN Malang Gelar Sidang Gugatan ke RSUB

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan dukungan terhadap berlangsungnya program pemerintah terkait vaksin Covid-19.

Caranya, dengan mengkampanyekannya. Salah satunya dengan pemasangan spanduk. Selain itu, juga mempersiapkan sumber daya manusia (vaksinator) dan sarana prasarana (sarpras).

“Tentunya, kami mendukung program pemerintah, vaksin Covid-19. Menyiapkan SDM vaksinator, sarpras hingga alat penyimpanan dalam suhu 2 derajat celcius-8 derajat celcius,” lanjut dokter mantan Dekan FKUB ini.

Sementara itu, Humas RSUB Jouhar menerangkan, saat ini telah ada arahan dari Kementerian Kesehatan melalui surat kepada Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota. Hal itu terkait penambahan indikasi pemberian vaksin untuk nakes berusia di atas 60 tahun.

baca juga :  Rumah Sakit Universitas Brawijaya Menang Gugatan

“Sosialisasi indikasi penambahan vaksin untuk usia 60 tahun, RSUB melalui PKRS. Melaksanakannya, melalui kegiatan yang berlangsung secara daring/luring,” jelasnya.

Alur pemberian vaksin dimulai dengan pendaftaran melalui online atau manual. Selanjutnya diskrining bagi peserta yang akan divaksin. Meliputi pemeriksaan tensi darah, suhu tubuh, saturasi oksigen. Dilanjutkan dengan menjawab beberapa pertanyaan dari petugas.

Setelah selesai dan lolos skrining, dapat dilakukan vaksin. Di tahap akhir dilanjutkan pada observasi selama 30 menit memantau gejala yang mungkin muncul pascavaksin. (edr/fer)

baca juga :  PN Malang Gelar Sidang Gugatan ke RSUB
Reporter : Biro Arema

baca juga

Rumah Sakit Universitas Brawijaya Menang Gugatan

Agus Supriyadi

PN Malang Gelar Sidang Gugatan ke RSUB

Agus Supriyadi