Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Pilwali Surabaya Surabaya

Eri Antusias Ikuti Sekolah Partai untuk Calon Kepala Daerah

Eri Cahyadi mengikuti sekolah partai via daring.

Surabaya, memorandum.co.id – Calon wali kota (cawali) Eri Cahyadi dan calon wakil wali kota (cawawali) Armuji mengikuti sekolah partai untuk para calon kepala daerah yang digelar DPP PDI Perjuangan. Sekolah partai digelar mulai Minggu hingga Selasa (13-15/9) secara daring.


Eri Cahyadi dan Armuji mengikuti sekolah partai calon kepala daerah dari kediamannya masing-masing. Eri, yang tinggal di kawasan Ketintang, Surabaya, memulai hari dengan berolahraga bulu tangkis ringan di depan rumahnya bersama anaknya. Lalu disusul dengan sarapan sate kelapa khas Surabaya. Setelah membersihkan diri, Eri sudah bersiap di depan laptop pada pukul 08.00.


Eri memulai sekolah partai dengan mengikuti pretest dengan menjawab berbagai pertanyaan terkait Pancasila dan kerja-kerja kerakyatan.

baca juga :  Ini Deklarasi Kampanye Damai Bakal Calon Wakil Walikota Armuji

”Saya sangat senang DPP PDI Perjuangan menggelar sekolah partai. Ini sebagai panduan untuk menyiapkan kepala daerah yang kompeten, punya kapasitas teknokratik, adaptif terhadap perubahan zaman, dan tetap berjiwa kerakyatan dengan kekukuhan dalam menjalankan ideologi Pancasila,” papar Eri.

Eri menyebutkan, dalam sekolah partai, disajikan berbagai best practices kebijakan prorakyat dan tata kelola pemerintahan modern berbasis digital, yang bisa menjadi inspirasi untuk diterapkan dalam pembangunan, saat sang calon kepala daerah terpilih dalam pilkada. Sehingga terjadi saling berbagi inovasi dan pengetahuan yang produktif dan dinamis.

baca juga :  Temui Warga Pagesangan, Eri Cahyadi Janji Siapkan Lapangan Kerja

Mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya yang dikenal sebagai birokrat berprestasi itu menyebut sekolah partai PDI-P adalah bagian dari knowledge management (manajemen pengetahuan) khas institusi-institusi modern.

Sekolah partai, kata Eri, adalah proses sistematis untuk mendapatkan pengetahuan yang tepat, yang kemudian ditransmisikan ke seluruh calon kepala daerah, sehingga bisa mendorong kemajuan daerah.

”Dalam kearifan lokal kita, ada konsep laku telu yang disampaikan Ki Hajar Dewantara, ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karso, tut wuri handayani. Bagaimana menjadi role model atau tulodo, menumbuhkan kreativitas dan inovasi atau mangun karso, dan menciptakan calon-calon inovator baru, leaders create leaders, tut wuri handayani. Luar biasa sekolah partai ini,” ungkap Eri.

baca juga :  Banteng Lawas Menyatu, Bergerak Menangkan Eri-Armuji

”Proses dialektika ini adalah semangat outward looking. Kita menjadi yakin bahwa Surabaya akan tambah ngebut maju dan sejahteranya dengan proses belajar dan pembudayaan inovasi yang tiada henti,” jelasnya.

Terinspirasi dari sekolah partai ini, lanjut Eri, ke depan ingin menginisiasi program sekolah serupa, namun untuk kalangan birokrat. Misalnya, di tingkat puskesmas, ada sekolah kepala puskesmas, yang bisa melibatkan praktisi kesehatan internasional.

”Dari sana kemudian ada pembudayaan inovasi. Puskesmas berlomba dalam inovasi. Ujungnya adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi rakyat Surabaya,” pungkasnya. (udi/fer)

Reporter : Syaifuddin

baca juga

Whisnu Ajak Banteng – Banteng Surabaya Menangkan Eri – Armuji

Agus Supriyadi

Warga Madura di Surabaya Nyatakan Dukungan ke Eri Cahyadi-Armuji

Agus Supriyadi

Video : Ribuan Pendukung Antar Eri – Armuji Daftar ke KPU Surabaya

Agus Supriyadi