Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Surabaya

HIndari Kecelakaan, Jalan Rungkut Harapan Ditutup Separuh

Pengendara motor yang melawan arus di Jalan Rungkut Harapan.

Surabaya, memorandum.co.id – Hati-hati jika keluar dari Jalan Raya Rungkut Harapan menuju MERR, jika tidak ingin menambah jumlah kecelakaan. Terutama kendaraan rodak empat (R4). Untuk mencegah kecelakaan itu, warga menutup dengan batu hingga separuh jalan.

Namun, yang namanya pengendara roda dua (R2). Meski sudah ada tanda rambu larangan belok kiri (Jalan Raya Rungkut Harapan) masih saja melanggar. Akibatnya, kendaraan yang hendak keluar harus hari-hati agar terhindar dari kecelakaan.


Seperti yang dikatakan satpam Perumahan Rungkut Harapan Djoko. Bahwa sejak dirinya bekerja sekitar 4 tahun, keberadaan batu yang menutup separuh jalan itu sudah ada. “Lebih dari empat tahunan. Saya kerja di sini sudah ada,” jelasnya.

baca juga :  Rungkut Tengah Geger, Mayat Wanita Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah

Tambah Djoko, dengan dipasang batu itu agar kendaraan dari Selatan tidak masuk ke arah Barat. “Sering terjadi kecelakaan. Terutama mobil yang berpapasan dengan motor,” ujarnya.

Disinggung soal siapa yang memasang batu itu, Djoko menduga bahwa itu dilakukan pemkot. “Mungkin bisa ditanyakan pemkot,”pungkas Djoko.

Sementara itu, Kadishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad saat dikonfirmasi meminta untuk menanyakan langsung ke Camat Rungkut. “Coba tanya camatnya, karena, karena status jalan perumahan. Dan itu kewenangan masih di perumahan,” singkat Irvan.

baca juga :  Motor Driver Ojol Rungkut Lor Digasak Maling

Sedangkan Camat Rungkut Yanu Mardianto mengatakan, bahwa itu kewenangan polisi. “Itu kewenangan polisi ditutup separuh. Aku masuk sini sudah di model seperti itu. Harusnya lewat depannya (Jalan Kedung Asem, red),” singkat Yanu.

Sedangkan Kanitlantas Polsek Rungkut AKP Panji mengatakan, bahwa penutupan itu dilakukan oleh warga. “Itu warga yang menutup, dan sudah dipasangi rambu juga oleh dishub,” ujarnya.

Lanjutnya, karena warga tidak mau maka untuk menghindari konflik maka rambu tanda panah belok kiri untuk dicoret. “Ini untuk menguatkan rambu. Dan itu saya mintakan rambu karena sudah ditutup setengah,” ujarnya.

baca juga :  Dua Jambret HP Balita Babak Belur

Disinggung apakah pernah ada petugas yang menjaga di sana, Panji mengatakan bahwa itu setiap pagi dilakukannya. “Kalau ada petugas, mereka tidak ada yang berani melanggar,” pungkas Panji. (fer/udi)

baca juga

Warga Penjaringan Ditemukan Meregang Nyawa di Selokan

Aris Setyoadji

Wanita Wonorejo Tepergok Curi HP di Mal

Aziz Manna Memorandum

Viral Video Korban Percobaan Perkosaan di Wisata Mangrove

Aris Setyoadji