Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Jatim

Hubungkan UMKM dengan Digital Creative, Pemprov Jatim Bentuk EJSC

Wagub Jatim Emil Dardak saat Webinar Temu Coworking se-Indonesia melalui Vidcon di Pendopo Kabupaten Lamongan.

Surabaya, Memorandum.co.id – Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak mengatakan, untuk membentuk ekosistem yang baik antara pemilik UMKM dengan para ahli digital creative maupun digital creative satu dengan yang lain, Pemprov Jatim memberikan sebuah tempat yang sangat mendukung.

“East Java Super Corridor (EJSC) namanya. Kami tempatkan di 5 Bakorwil yang ada di Jatim. Jadi nanti para pelaku industri creative bisa berkumpul disini. Bekerja bersama-sama dalam satu tempat meskipun kesibukannya masing-masing,” kata Emil


“EJSC ini juga bisa jadi tempat mereka yang ingin menyelenggarakan sebuah event juga. Tinggal berkoordinasi dengan Bakorwil setempat,” imbuhnya.

baca juga :  34,08% Penduduk Jatim Telah Vaksinasi Covid-19

Emil juga memberikan pemahaman bagaimana MJC bekerja. Dirinya telah melakukan berbagai koordinasi dengan berbagai startup dan pihak terkait untuk mendukung berjalannya program MJC.

Karena sesuai dengan jenis pekerjaan yang disenangi millenials saat ini. Hanya dipekerjakan saat acara, tapi kerjanya tetap profesional. Katakanlah nanti para ahli dalam bidang digital creative bisa bertemu melalui MJC.

Disisi lain, Emil sapaan lekatnya juga menambahkan, saat ini Pemprov Jatim tengah mengembangkan sebuah pilot project terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berbasis animation production di Singhasari, Malang. Konsepnya pun hampir sama dengan EJSC, yakni menjadi ekosistem bagi para pelaku industri kreatif.

baca juga :  Tahan Serangan Pandemi Covid-19, UMKM Kue Kucang Ayub Jember Selamatkan Korban PHK

“Konsepnya sama. Kami kumpulkan para content creator untuk berkumpul di KEK Singhasari. Ekosistem akan terbentuk di sana dan tentunya kami sediakan pula sebuah gedung untuk digunakan sebagai co-working yang ada di area tersebut,” sebut Mantan Bupati Trenggalek ini.

Nantinya, Emil berharap, konsep kerja Gigs Economy yang kini diminati para kalangan millenials bisa menjadi sebuah panutan di Jatim. Utamanya dengan tersedianya wadah melalui pilot project KEK Singhasari maupun EJSC yang ada di Bakorwil.

“Kami berharap ekosistem yang tumbuh dengan baik melalui pertemuan antar komunitas atau antar per orangannya bisa membuat Jatim berkembang lebih baik. Tentunya juga bisa memberikan pengetahuan kepada millenials, bahwa saat ini pekerjaan sudah tidak se-kaku dulu,” paparnya. (Mg6)

baca juga :  Gandeng 7 Kampus, Skomill Bina Entreprenur Muda
Reporter : M Ridho

baca juga

Wawali Surabaya Berharap Mal Bantu Promosikan Produk UMKM

Syaifuddin

Wawali Armuji Blusukan ke Eks Lokalisasi Dolly

Aziz Manna Memorandum

Waspadai Pejabat Titipan, PAN Pelototi Seleksi Terbuka 18 OPD Jatim

Aziz Manna Memorandum