Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Hukum Kriminal

Istri Aniaya Selingkuhan Suami

Korban Wenny Handayani (kiri) dan Terdakwa Asteria Ismi Sawitri (kanan) ketika sidang di PN Surabaya.

Surabaya, memorandum.co.id – Wenny Handayani mengaku dianiaya oleh Asteria Ismi Sawitri. Penganiayaan tersebut terjadi setelah Asteria mengetahui perselingkuhan antara Wenny dengan suaminya, Zacharia Fananov.

Sebelumnya Asteria sudah mendengar kabar perselingkuhan tersebut. Dia lantas mengajak suaminya dan Wenny bertemu bertiga di Zangrandi pada 23 Oktober 2019 untuk mengklarifikasi perselingkuhan tersebut. Wenny dan Zacharia membantah.


Berselang tiga hari, Asteria pergi ke Grand City Mall untuk menemui Zacharia yang bekerja sebagai karyawan bank pelat merah yang pameran di mal tersebut.

Namun, Zacharia masih sibuk dan pasangan suami istri (pasutri) ini belum sempat bertemu. Asteria ke musala mal untuk sembahyang. Tanpa sengaja bertemu Wenny. Saat mendekati dan akan menyapa, Asteria justru melihat Wenny yang juga bekerja sekantor dengan Zacharia sedang mengirim pesan mesra.

baca juga :  Perkara Kongsi Tambang Nikel di Sultra, Dilaporkan Lagi, Venansius Akhirnya Dibui

“Terdakwa melihat saksi Wenny Handayani chatting melalui pesan WhatsApp  (WA) dengan obrolan kata-kata sayang kepada seseorang dengan foto profil suami terdakwa,” kata jaksa penuntut umum (JPU) Anggraini dalam surat dakwaannya.

Asteria emosi. Perempuan yang juga bekerja sebagai karyawan bank swasta ini berusaha merebut HP milik Wenny.

“Dari belakang dia menarik HP saya. Sambil berteriak memaki-maki saya pelakor, pelacur,” kata Wenny saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (9/6/2021).

Keduanya lantas keluar musala sambil terus berebut HP. Wenny hendak menuju tempat pameran di lantai dasar. Selama perjalanan tersebut, dia menyebut Asteria telah menganiayanya.

baca juga :  Terbukti Tipu Korban Miliaran Rupiah, David Handoko Divonis 3 Tahun Penjara

“Dia gigit tangan saya. Cakar saya. HP sudah dia ambil. Saya berusaha ambil lagi. Jilbab saya ditarik,” ujarnya.

Wenny lantas menuju toilet untuk mencari perlindungan. Dia mengklaim di dalam toilet tersebut terdakwa masih menganiayanya.

“Sebelum saya masuk, saya dipukuli pipi saya kanan dan kiri,” katanya. Wenny lantas menghubungi Zacharia agar datang menolongnya. Dia juga meminta tolong kepada petugas keamanan. Keributan mereda setelah dilerai petugas dan dibawa ke pos sekuriti.

Dalam persidangan, Wenny yang juga sudah berumah tangga mengakui telah berselingkuh dengan Zacharia. Hubungan asmara itu diakuinya telah mereka jalin selama setahun tanpa sepengetahuan suaminya dan Asteria.

“Iya sering check in (di hotel). Tahu Zacharia punya istri. Awalnya dia (Zacharia) yang mendekati saya,” ungkap Wenny.

baca juga :  Bidan Aborsi Janin Lima Bulan Diadili

Sementara itu, pengacara Asteria, Elok Dwi Kadja membantah kliennya menganiaya Wenny. Menurut dia, keduanya hanya saling berebut HP ketika Wenny berkomunikasi mesra dengan suaminya.

“Karena berebut HP terjadi saling tarik. Tangan klien saya juga luka,” kata Elok.

Asteria ketika itu emosi karena merasa dikhianati Wenny. Sebab, tiga hari sebelumnya saat bertemu di Zangrandi, keduanya mengaku hanya sebatas teman kantor.

“Klien saya dibilang terlalu paranoid. Klien minta maaf waktu dan berangkulan. Saksi korban juga dipesankan taksi online untuk pulang. Ketemu lagi di mal chat sayang sama suami klien saya,” ujarnya. (mg-5/fer)

baca juga

Wanita Surabaya Ini Bantu Suami di Lapas Edarkan Sabu

Ferry Ardi Setiawan

Vonis Seumur Hidup Terdakwa 18 Kg Sabu, Jaksa Kejati Jatim Ajukan Banding

Syaifuddin

Usai Hajar Siswa SMK, Motivator Ngaku Khilaf

Syaifuddin