Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Lamongan

Jelang Lebaran, Ribuan Santri Ponpes Sunan Drajad Dipulangkan

Para santri  bersiapk untuk.pulang ke rumah masing-masing. (Ist)

Lamongan, memorandum.co.id – Ribuan santri Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) dipulangkan ke rumah masing-masing menjelang libur Hari Raya Idulfitri. Pihak pondok menyewa sebanyak 130 kendaraan Elf dan 8 bus untuk mengantar para santri ke berbagai daerah asal mereka.

Kepala Humas Pondok Pesantren Sunan Drajat Hasbullah mengatakan, pemulangan ribuan santri dengan menyewa ratusan kendaraan ini adalah pemulangan gelombang tiga. Beberapa waktu lalu, pondok  sudah memulangkan santri lainnya dengan berbagai moda transportasi.


“Pemulangan alias mudik santri ini menggunakan sistem rombongan yang telah dikelompokkan menurut daerah asal santri berasal. Kami menyewa 130 Elf dan 8 bus, termasuk juga bantuan armada dari Dishub Gresik sebanyak 8 bus besar,”  urai Hasbullah seusai acara pelepasan, Selasa (4/5).


Hasbullah menjelaskan, untuk pemulangan santri gelombang pertama dan kedua diperuntukkan bagi para santri yang berasal dari daerah yang jauh maupun luar pulau. Di antaranya adalah Jabodetabek dan beberapa provinsi di pulau Sumatera, Kalimatan, dan  Sulawesi.

baca juga :  Kapolres Pimpin Rakor Lintas Sektoral Antisipasi Kedatangan Pemudik

“Selain menggunakan armada bus, pada gelombang sebelumnya, PPSD sudah mengantarkan santri yang mudik melalui jalur udara menggunakan pesawat terbang. Selain itu, ada juga beberapa santri yang pulang naik kapal laut,” ujarnya.

Hasbullah menambahkan, kegiatan pemulangan santri semacam ini akan terus dilakukan tiap tahunnya demi menjaga keamanan dan ketertiban para santri. Pihaknya, kata Hasbullah, telah bekerja sama dengan Dishub dari beberapa kota/kabupaten di mana santri berasal sebagai bentuk tanggung jawab dan demi keamanan serta kemudahan para santri.

baca juga :  Mudik Dilarang, Wisata Dibuka, Ini Kata Dosen Pariwisata Unair

“Kami meminta maaf kepada santri karena selama di pesantren diterapkan peraturan ketat dan tidak diperkenankan untuk keluar pondok maupun bertemu dengan orang-orang yang berada di luar pesantren. Kami juga meminta para santri tetap menjaga kesehatan selama pandemi, meski sudah berada di luar pesantren,” pesannya.

Sementara, pengasuh PPSD, KH Abdul Ghofur berpesan, agar para santri ketika sudah berada di rumah tetap menjaga nilai-nilai kesantriannya, seperti rutin beribadah, mengaji Alquran, dan lainnya. “Tolong sampaikan salam kami kepada orang tua kalian semua, tetap berakhlaqul karimah, terus belajar dan jaga nama baik Pesantren,” pesan KH Abdul Ghofur. (tri/har)

baca juga

Sanksi ASN Mudik Dijatuhkan saat Corona Berakhir

Aziz Manna Memorandum

Risma Minta Warga Tidak Mudik

Aziz Manna Memorandum

PT Sido Muncul Selenggarakan Mudik Gratis bagi Pedagang Jamu Se-Jabodetabek

Syaifuddin