Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Polres Bojonegoro

Kapolres Bojonegoro Bersama Pendekar Berbagi Nasi dan Masker

AKBP Eva Guna Pandia bersama pendekar membagikan nasi ke warga

Bojonegoro, Memorandum.co.id – Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia bersama para pendekar anggota Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) melakukan aksi bagi-bagi nasi kotak dan masker kepada warga, Jumat (4/12/2020). Hal itu sesuai program Polres Bojonegoro yakni Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI) yang digelorakan oleh AKBP EG Pandia.

Dengan adanya program ASTUTI ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan, menjalin silaturahmi dan saling tolong menolong dalam keadaan kesulitan atau saat mendapat musibah.


Kapolres bersama pejabat utama, anggota Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP), Senkom Polri tampak turun jalan melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah dengan membagikan nasi kotak dan masker kepada masyarakat di sekitaran Terminal Bus Rajekwesi dan Jalan Veteran, Kecamatan Kota.

baca juga :  Cegah Covid -19, Polres Bojonegoro Siapkan Satpas dan Samsat Tangguh

Kapolres menjelaskan, kegiatan ini sudah dilaksanakan setiap hari jum’at dan merupakan implementasi program ASTUTI.

“Kegiatan Jum’at Berkah dengan membagikan nasi kotak dan masker ini juga menjadi sarana bagi pihak Kepolisian khususnya Polres Bojonegoro untuk mendekatkan diri dengan masyarakat guna menciptakan kondusifitas Kamtibmas dan mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa Covid-19 masih ada di sekitaran kita serta mengimbau apa bila saat diluar tetap mematuhi protokol kesehatan, selalu menggunakan masker,” kata EG Pandia.

“Kita gelorakan terus ASTUTI untuk saling tolong menolong dalam hal positif sekaligus mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam hal protokol kesehatan,” tandas Pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 2000 ini.

baca juga :  Guru SMP Negeri di Bojonegoro Setubuhi 3 Gadis

Lanjut EG Pandia, program ASTUTI tidak semata-mata milik Polres Bojonegoro akan tetapi bisa dipergunakan oleh masyarakat atau instansi atau lembaga lainnya.

“Program ASTUTI ini kita ambil sisi positifnya, sikap tulung tinulung atau saling tolong menolong. Tolong menolong kepada sesama menjadi satu di antara bagian penting dalam penerapan dan pengamalan Pancasila, khususnya sila kelima. Kebiasaan baik ini tentunya akan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kebahagiaan yang dilakukan seseorang. Dengan Agunge Sikap Tulung Tinulung ini akan membawa dampak atau pengaruh sangat besar bagi seseorang,” pungkasnya.(top/har)

baca juga :  Duta Lalu Lintas Jadi Pelopor Keselamatan
Reporter : Biro Pantura

baca juga

Tokoh Lintas Agama di Bojonegoro Menolak People Power

Aris Setyoadji

Tiga Kasat dan 7 Kapolsek Polres Bojonegoro Pindah Tugas

Aziz Manna Memorandum

Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Agus Supriyadi