Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Headline Surabaya

Kebakaran di Kenjeran Ludeskan Rumah Sekaligus Toko Sembako

Petugas damkar melakukan pembasahan di rumah yang terbakar

Surabaya, Memorandum.co.id – Rumah sekaligus toko sembako di Jalan Wiratno 23, Kenjeran ludes terbakar, Kamis (13/8/2020). Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting listrik.

Informasi yang dihimpun memorandum.co.id, peristiwa kebakaran terjadi pukul 11.00 WIB.

Menurut keterangan Anang, salah satu saksi yang rumahnya bersebelahan, saat itu ia tiba-tiba mendengar suara anak-anak kecil berteriak adanya kebakaran di rumah Sucipto.

Warga kemudian berhamburan keluar dan melakukan pembasahan dengan peralatan seadanya. Namun tidak berhasil karena api terus berkobar dan meludeskan dua lantai tersebut.

baca juga :  Gudang Sembako Covid-19 Milik Anggota DPRD Surabaya Terbakar

“Kemudian saya menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar),” kata Anang.

Tak lama kemudian, petugas damkar datang dan berhasil memadamkan api pada pukul 12.06 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Sepengetahuan Anang, rumah yang terbakar di lantai bawah dipakai untuk toko sembako, sedangkan di lantai atas dipakai sebagai kandang burung.

“Tidak tahu penyebab kebakaran karena apa,” ujar Anang.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional Dinas Kebakaran Surabaya, Bambang Vistadi mengatakan, pihaknya mengerahkan 10 unit mobil PMK dan 5 unit tim orong-orong ke lokasi kejadian.

baca juga :  Video : Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Kebakaran Toko Elektronik

Petugas berhasil memadamkan api kurang lebih dua puluh menit. Sedangkan yang terbakar adalah obyek rumah permanen seluas 2,5 meter x 5 meter. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik.

“Yang terbakar rumah permanen yang dijadikan dua petak dan digunakan sebagai toko sembako,” kata Bambang. (rio)

baca juga

Video : Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Kebakaran Toko Elektronik

Agus Supriyadi

Video : Ruko Manukan Ludes Terbakar

Agus Supriyadi

Video : Pedagang Pasar Blauran Panik Karena Kebakaran, Evakuasi Barang Dagangan

Agus Supriyadi