Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Jatim

Khofifah Minta Baznas Jatim Sisir Yatim Piatu dan Lansia

Gubernur Khofifah saat memberikan bantuan langsung ke lansia

Surabaya, Memorandum.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah, Indar Parawansa menyisir masyarakat lansia yang tinggal sendirian dan anak yatim piatu karena covid-19 serta yang tidak teregistrasi resmi status kependudukannya.

Setelah terjun ke masyarakat, Khofifah meminta Badan Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh (Baznas) Jatim untuk menyisir rumah-rumah tak layak huni yang didiami oleh lanjut usia (lansia), terutama lansia tunggal di daerah lain di Jawa Timur.


“Menyerahkan bantuan bedah rumah Baznas Jatim kepada 20 orang lansia di Kabupaten Jember Kemarin (2/9),” ujar Gubernur Khofifah, Jum’at (3/9/21).

baca juga :  Ini Cara Daftar Rumah Kurasi Bagi Pelaku UMKM Jatim

“Nah, kebetulan yang terkonfirmasi dari Jember, yang kebetulan saya ke Jember, jadi nyekrup aja sebetulnya,” sambungnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menegaskan, bahwa program renovasi rumah tak layak huni ini, terbuka bagi Kabupaten Kota lainnya, oleh karenanya Khofifah minta bantuan Baznas untuk menyisir bila ada rumah tak layak huni, yang penghunianya lansia tunggal.

“Kita ingin mendapatkan prioritas untuk membangun dari rumah tidak layak huni menjadi rumah tinggal layak huni,” ujar Khofifah.

“Setiap lansia mendapatkan bantuan sejumlah Rp12.500.000 dan 7.500.000 sehingga total 20 Juta,” tambahnya.

baca juga :  Gubernur Jatim: Saatnya Tarik Rem dengan PPKM Darurat untuk Hentikan Penyebaran Covid-19

Nenek Marsiah yang tinggal sendiri di rumah berbahan bambu, menjadi salah satu lansia yang dikunjungi oleh Gubernur Khofifah, Ia mendapatkan bantuan biaya renovasi rumah yang di serahkan langsung oleh Gubernur Khofifah.

“Saya berharap dengan program bedah rumah ini dapat membantu para lansia agar bisa memiliki rumah yang layak huni dan menempati rumahnya dengan nyaman dan sehat,” jelasnya

Lebih lanjut, Mantan Menteri Sosial ini, tidak hanya meminta Baznas untuk menyisir lansia tunggal yang tinggal di rumah tak layak huni, tetapi juga menyisir unregister people, dan menyisir anak anak yatim yang ditinggal oleh salah satu atau kedua orang tuanya karena Covid-19.

baca juga :  Gubernur Jatim: Bersama Pesantren, Kita Balik dari Importir Menjadi Eksportir Halal Food Terbesar di Dunia

“Semoga program ini dapat menginspirasi donatur atau masyarakat luas sehingga bisa menjadikan gerakan positif untuk membangun solidaritas bersama. Salam Jum’at Berkah,” pungkas Gubernur Khofifah. (Mg6)

Reporter : M Ridho

baca juga

Zona Merah Menyebar di 20 Daerah, Jatim Membara

Aziz Manna Memorandum

Waspada Covid-19, Tak Ada Perlombaan Agustusan

Aziz Manna Memorandum

Waspada Covid-19, Gubernur Khofifah Harap Ortu Tak Ajak Anak Keluar Rumah

Aziz Manna Memorandum