Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Probolinggo

Kota Probolinggo Target Raih Kota Layak Anak Kategori Utama 2020


Wawali HM Soufis Subri didampingi Ketua KLA Kota Probolinggo, Paeni Efendi mengevaluasi lokasi KLA di Mall Pelayanan Publik Kota Probolinggo.

Probolinggo, Memorandum.co.id – Setelah berhasil meraih Kota Layak Anak (KLA) tingkat madya pada 2019, Pemerintah Kota Probolinggo kembali membuat target untuk mendapatkan KLA kategori utama 2020.

Kategori Madya yang telah berhasil diraih menjadi acuan untuk terus bekerja keras agar target mendapat KLA kategori utama bisa terwujud. Apalagi hampir semua indikator-indikator yang ada sebagian telah dipenuhi.

“Saya tidak ingin muluk-muluk pasang target tinggi ini karena saya mau bekerja keras. Saya juga yakin betul hampir semua indikator indikator yang ada semuanya hampir terpenuhi. Untuk mempertahankan KLA itu memang berat, tapi kami yakin tidak berat karena visi misi walikota selama inikan mendukung seperti itu,” sebut Wawali HM Soufis Subri, saat melakukan evaluasi dan monitoring lokasi KLA di Mall Pelayanan Publik Kota Probolinggo, Kamis (19/3/20).

Poin terpenting yang diperhatikan, kata Subrii, untuk mendapatkan KLA kategori utama ada beberapa indikator yang menjadi persyaratan yang harus dipenuhi dan beberapa inovasi.

Indikator yang harus terpenuhi yakni harus memiliki Peraturan Daerah (Perda) KLA, Keterlibatan Masyarakat, Dunia Usaha dan Media Massa, Hak Sipil Kebebasan meliputi semua anak harus memiliki Akte kelahiran minimal 50 persen, serta Informasi layak anak, Partisipasi Anak.

Terpisah, Ketua Tim Kota Layak Anak Kota Probolinggo, Paeni Efendi mengatakan tujuan utama dari KLA adalah untuk mengintegrasikan seluruh sumber daya pemerintah bekerjasama dengan masyarakat, media dan dunia usaha dalam kebijakan program, pemenuhan dan perlindungan hak anak.

Untuk mewujudkan Kota Layak Anak, Pemerintah Kota Probolinggo sudah memiliki produk hukum. Antara lain perda nomor 10 tahun 2018 tentang perlindungan perempuan dan anak, serta perda KLA yang masih masuk prolegda (program legislasi daerah) 2019.

Namun, ada beberapa yang harus di-push. Sebab, tantangan terbesar mempertahankan Kota Layak Anak adalah merubah pola pikir semua stakeholder dalam pemenuhan hak anak. (mhd/yud/sr/gus).

baca juga

Kota Probolinggo Siapkan Alternatif Anggaran Percepatan Penanganan COVID-19

Agus memorandum

Kewaspadaan COVID-19, Wali Kota Probolinggo Kembali Buat Surat Edaran

Agus memorandum

Angka Kemiskinan Kota Probolinggo Turun 0, 29 Persen

Agus memorandum