Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Pilkada Kabupaten Kediri

KPU Kabupaten Kediri Bakal Gelar Debat Publik Tiga Kali

Nanang Qosim

Kediri, memorandum.co.id – Meskipun hanya ada satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati dalam pilkada serentak 9 Desember nanti, KPU Kabupaten Kediri tetap menggelar debat publik, yang dilaksanakan pada Selasa (3/11/2020) pukul 19.00  di Gedung Bhagawanta Bhari, Jalan Pamenang 1 Sukorejo Kecematan Ngasem.


Dalam acara debat publik KPU Kabupaten Kediri akan tetap menerapkan protokol kesehatan. Yakni membatasi tamu undangan, menjalani pemeriksaan suhu badan, memakai masker serta tempat duduk ditata berjarak.


Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim mengatakan, karena dalam pilkada nanti hanya satu paslon, maka yang ada adalah debat publik bukan debat paslon.

baca juga :  Debat Publik Terapkan Prokes Ketat, Paslon hanya Boleh Ajak 4 Orang

“Jadi misi dan visinya paslon akan ditajamkan dan diuji oleh panelis. Jadi nanti malam yang akan berdebat nanti antara paslon dengan penelis. Dan materi yang akan diangkat tentang kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,” ujar Nanang Qosim.

Dijelaskan Nanang Qosim, dalam depat publik tahap pertama, tamu undangan hanya dibatasi 12 orang. Yaitu 1 paslon dan 5 penelis, 2 orang komisioner KPU, 2 orang komisioner Bawaslu dan 4 orang dari tim kampanye. “Jadi nantinya yang ada di dalam ruangan tidak lebih dari 20 orang,” sambung dia.

baca juga :  KPU Harus Kreatif Sebar Luaskan Acara Debat Publik Pilkada Sidoarjo

Nanang Qosim menambahkan, KPU bakal melaksanakan debat paslon sebanyak tiga kali. Yang pertama di Kediri, kedua pada 7 November 2020 di Surabaya, dan yang ketiga di Kediri lagi.

“Dari ketiga jadwal debat tersebut, materinya semua berbeda-beda. Debat yang pertama materinya tentang kesejahteraan masyarakat dan kesehatan. Debat yang kedua materinya berkaitan dengan pengembangan ekonomi, dan debat yang ketiga materinya berkaitan dengan hukum dan hubungan antarlembaga,” jelasnya.

Nanang Qosim juga berharap, dari debat paslon ini masyarakat jadi tahu misi dan visinya paslon.

baca juga :  Sekretaris DPC PDI-P Kota Surabaya Yakin Paslon Er-Ji Unggul di Debat Publik

“Jadi masyarakat bisa menentukan pilihannya dengan logika. Umpama misi dan visinya tidak cocok, kami menyediakan ruang di situ. Jadi silakan pilih sesuai hati nurani,” tandasnya. (mis/mad/fer)

Reporter : Biro Kediri

baca juga

Sekretaris DPC PDI-P Kota Surabaya Yakin Paslon Er-Ji Unggul di Debat Publik

Syaifuddin

KPU Harus Kreatif Sebar Luaskan Acara Debat Publik Pilkada Sidoarjo

Syaifuddin

Java Cafe Gelar Nobar Debat Publik Pilwali Surabaya

Aziz Manna Memorandum