Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Surabaya

KPU Surabaya Terima Anggaran Pilkada Sesuai NPHD Rp 101,2 miliar

Naafilah Astri Swarist

Surabaya, memorandum.co.id – Anggaran Pilkada 2020 sesuai naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) sudah cair sepenuhnya, Selasa (11/8/2020).

“Siang ini kami (KPU Surabaya) mendapatkan info dari kuasa pengguna anggaran sekretaris KPU Surabaya,” ujar  Komisioner Devisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Surabaya Naafilah Astri Swarist.

Dipaparkan Naafilah bila total anggaran untuk Pilkada Surabaya 2020 yang tertuang dalam NPHD sepenuhnya cair Rp 101,2 miliar. Rinciannya Rp 1 miliar pada Desember 2019, kemudian Januari 2020 cair Rp 41 miliar, dan kini Agustus 2020 dana Rp 59 miliar sudah masuk ke rekening KPU Kota Surabaya.

baca juga :  Warga Geruduk  Balai Kota Surabaya Protes PPDB

Untuk itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada pihak yang ikut mendorong kelancaran tahapan demi tahapan. “Jadi sisanya baru cair siang ini,” ujarnya.

Atas pencairan sisa anggaran hibah tersebut, KPU bisa mempersiapkan pengadaan logistik dan menjalankan tahapan-tahapan selanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi A DPRD Kota Surabaya mengundang pemkot maupun KPU untuk membahas perihal batas waktu pencairan dana Pilkada 2020 sesuai NPHD belum cair sepenuhnya. DPRD Surabaya pun memanggil Pemkot Surabaya untuk membahas anggaran tersebut.

Diungkapkan Ketua Komisi A, Ayu Pertiwi Ayu Krishna bila sebelumnya DPRD Surabaya menggedok anggaran pada Januari yang sudah jelas kebutuhan KPU di Pilkada 2020. Namun, hingga tenggat waktu 9 Juli belum ada pencairan dana tersebut kepada KPU.

baca juga :  Ketua Dewan Tolak Usulan Fraksi Soal Pembentukan Pansus Covid-19

“Bahkan ada ekstra mundur sampai 15 Juli. Namun, hingga 8 Agustus belum ada tahapan pencairan lagi,” tanya Ayu.(alf/tyo)

 

Reporter : Alfin

baca juga

Wisata Air Kalimas Nasibmu Kini: Pandemi Datang, Pengunjung Hilang

Aziz Manna Memorandum

Wawali Surabaya: Emak-Emak adalah Ujung Tombak

Aziz Manna Memorandum

Warga Surabaya di LN Jangan Pulang