Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Pilwali Surabaya

Manfaatkan Hari Terakhir Kampanye, Ajeng Blusukan Menangkan Machfud-Mujiaman

Ajeng saat mengajak warga jalan sehat dan menangkan MA-Ju

Surabaya, memorandum.co.id – Hari terakhir masa kampanye Pilwali Surabaya, salah satu legislator tingkat kota yang berangkat dari daerah pemilihan (Dapil) 1, Ajeng Wira Wati kembali blusukan ke perkampungan warga di wilayah RW-02, Gubeng Jaya, Sabtu (5/12).

Bendahara fraksi Gerindra DPRD kota Surabaya tersebut mengadakan kegiatan jalan sehat sekaligus memberikan edukasi Pilkada untuk Pasangan Calon (Paslon) Machfud Arifin dan Mujiaman Sukirno (MA-Ju).


Dalam kesempatan itu, Ajeng yang didampingi tim pendukung Paslon MA-Ju berjalan kaki bersama warga di sepanjang wilayah RW 02 sambil membagikan masker dan menginfokan pentingnya pesta demokrasi 9 Desember 2020 mendatang.

baca juga :  Machfud Arifin Resmikan Posko Relawan Khofifah Indar Parawansa (KIP) Progo 5

“Ibu-ibu dan Bapak-bapak warga RW 2, hari Rabu, coblos brengose,” teriak Ajeng yang disambut sorakan warga.

Melalui kegiatan ini, Ajeng berharap dukungan dari semua warga bisa maksimal untuk menyukseskan Pilkada serentak di Surabaya dan bahkan bersama-sama mencoblos Paslon MA-Ju.

“Warga jangan takut dengan hak peluang suara, Pak MA dan Pak Mujiaman sudah berkerja keras turun langsung ke warga, jadi bukan setengah hati, sejak akhir tahun 2019 hingga 5000 titik lebih menjadi bukti bahwa beliau komitmen,” terang Aeng.

baca juga :  MA-Ju Sapa Warga Dukuh Bulak Banteng, Daya Beli Masyarakat Perlu Distimulus

“Dengan sosok beliau yang peduli dan berbekal pengalaman, kota Surabaya dapat menjadi the next level. Beliau tulus membangun Surabaya, visi misi nya yang original dan juga konsisten, sehingga penting bagi kita mendukung paslon nomer 2,” pungkas Ajeng. (mg1)

baca juga

Ubah Jadwal, Machfud-Mujiaman Daftar ke KPU Minggu Sore

Aziz Manna Memorandum

Sempat OTG, Machfud Minta Warga Kota Jaga Kesehatan

Aziz Manna Memorandum

Seluruh Elemen Agama Siap Menangkan MA-Ju, Komunitas Buddhis Surabaya Bukan Anak Tiri

Ferry Ardi Setiawan