Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Surabaya

Manfaatkan Sekolah untuk Warga Isoman Covid-19, Camat Wacanakan Lokasi di Tiap Kelurahan

SDN Tambaksari III yang akan dijadikan wacana sebagai tempat isoman bagi pasien OTG.

Surabaya, memorandum.co.id – Langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk mempersiapkan lokasi isolasi mandiri (isoman) warga dengan memanfaatkan sekolah di masing-masing kelurahan langsung ditindaklanjuti camat.

Beberapa camat langsung bergerak cepat untuk mencari lokasi sekolahan (SD/SMP) milik Pemkot Surabaya untuk dipergunakan bagi warga yang OTG (orang tanpa gejala) Covid-19.


Seperti yang dilakukan Camat Tambaksari Ridwan Mubarun. Saat ini sudah ada lima sekolah yang menjadi wacana di wilayah Kecamatan Tambaksari, dari delapan kelurahan yang ada.

Kelima sekolah itu adalah SMPN 9, SMPN 29, SDN Tambaksari III, SDN Ploso 5, dan SDN Pacar Kembang I.
“Lagi kita siapkan. Itu yang ditawarkan dari Tambaksari, sementara lima dari delapan kelurahan,” ujar Ridwan Mubarun, Kamis (22/7/2021).

Tambah Ridwan Mubarun, bahwa imbauan itu disampaikan wali kota pada Rabu (21/7/2021) ketika zoom dengan camat se-Surabaya.

“Seluruh kelurahan itu mencari lokasi untuk isolasi warganya masing-masing. Setiap kelurahan ada satu tempat untuk isolasi. Tempat itu bisa menggunakan sekolah-sekolah milik Pemkot Surabaya,” jelasnya.

baca juga :  Ditolak Warga Gunakan Sekolah, Alihkan Lokasi Isoman di Lapangan Futsal dan Bangunan Aset Pemkot

Disinggung apakah dengan menggunakan fasilitas sekolah tidak membahayakan siswa ketika nantinya ada pembelajaran tatap muka (PTM), Ridwan Mubarun menegaskan bahwa akan dilakukan penyeterilan sebelum dipergunakan kembali.

“Disterilkan dulu, ketika kondisi nanti sudah membaik,” tambahnya.

Lanjut Ridwan, untuk masing-masing sekolah diperkirakan bisa menampung sekitar 20 orang-30 orang. “Itu yang OTG. Ringan dan tanpa gejala,” pungkas Ridwan.

Sedangkan Camat Tegalsari Buyung Hidayat Rachman menambahkan, bahwa untuk wilayahnya sudah ada lima sekolah yang sudah dipersiapkan untuk isolasi.

Seperti SDN Keputran 6, SDN Dr Soetomo III/325, SDN Wonorejo 5/320, SDN Tegalsari II, dan SDN Kedungdoro 4. “Masing kelurahan ada satu sekolah. Kita SD semua,” jelasnya.

Tambah Buyung, bahwa nantinya sebelum sekolah tersebut dipergunakan kembali untuk PTM akan dilakukan sterilisasi. “Jelas akan disterilkan,” ujarnya.

Lanjutnya, bahwa nantinya warga yang akan menempati sekolah ini yang OTG. “Untuk gejala ringan akan kita sarankan di HAH (Hotel Asrama Haji). Yang sedang di RSUD dr Soewandhi. Kita siapkan untuk 30 bed per sekolah,” pungkas Buyung.

baca juga :  Pakar Hukum Unair Sebut Wajar Warga Tolak Sekolah Jadi Ruang Isoman

Buyung menambahkan, bahwa ini menyiapkan fasilitas untuk warga yang rumahnya tidak bisa untuk isoman.

“Ini untuk warga yang rumahnya tidak bisa secara fisik, tidak bisa berbagi kamar mandi. Kita siapkan di sini, ini fasilitas dari pemerintah kota,” pungkas Buyung.

Sementara itu, Camat Asemrowo Bambang Udi Ukoro menambahkan, bahwa ada dua sekolah. Yaitu SDN I Asemrowo, SDN Greges 129, dan samping Kantor Kelurahan Genting Kalianak.

“Tiga tempat. Untuk di samping Kelurahan Genting Kalianak itu lokasinya luas,” ujarnya.

Bambang mengharapkan bahwa lokasi isoman yang dipersiapkan itu kosong. “Artinya kosong itu, semuanya sehat. Tapi masih menunggu persiapannya,” ujarnya.

Tambahnya, untuk setiap lokasi bisa menampung sekitar 30 orang. “16 untuk laki dan 16 perempuan. Kisaran 20 orang sampai 40 orang, sementara sudah kita bersihkan. Sementara masih kita usulkan,” pungkas Bambang.

baca juga :  Pemudik Enggan Diisolasi, Tiga Pilar Desa Binade Turun Tangan

Sementara itu, Agus Hermanto Bagian Keamanan SDN III Tambaksari membenarkan bahwa sekolah di Jalan Salak, Kelurahan Tambaksari tersebut akan difungsikan sebagai RS Darurat Covid-19.

“Ada lima ruangan kelas yang akan dipakai untuk ruang isolasi, semuanya ada di lantai bawah,” kata Agus.

Lanjut dia, bahkan Dinas Cipta Karya sudah datang untuk mengecek kelistrikan, air, dan bangunan di SDN III Tambaksari.

“Pak Camat juga sudah ke sini. Tinggal surat izin dari kecamatan turun, baru ruangan kelas akan dikosongkan dan akan diisi bed,” jelasnya.

Agus turut menginfokan, selain SDN III Tambaksari, juga SDN I Tambaksari yang berada tepat di belakang Taman Mundu akan disulap menjadi Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19.

“Kalau yang di SDN I Tambaksari ada 9 ruangan kelas yang akan dipakai untuk ruang isolasi,” tutup dia. (mg-3/fer)

baca juga

Tokoh Masyarakat Dukung Pemkot Surabaya Siapkan Rumah Sehat

Syaifuddin

Satgas Covid-19 Surabaya Ajak Warga Lindungi Keluarga yang Isoman

Syaifuddin

Satgas Covid-19 Perketat Tamu Hotel di Surabaya

Syaifuddin