Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Headline

Nekat Gelar Hiburan di Acara Nikahnya, Pengantin Pria Ditangkap Polisi

AKP Iwan Hari Poerwanto didampingi AKP Ismawati

Bojonegoro, Memorandum.co.id -Polisi terpaksa menangkap FNK (30), warga Dusun Mandek, Desa Kadungrejo Kecamatan Baureno, Bojonegoro. Pasalnya, ia nekat menggelar acara hiburan saat hajatan nikahan tanpa izin dari kepolisian maupun Satgas COVID-19 Kabupaten Bojonegoro.

Parahnya lagi, tersangka juga melakukan penghasutan untuk meramaikan acara hajatan tersebut melalui pesan grup WhatsApp (WA). Sehingga, menyebabkan munculnya kerumunan massa.


Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Iwan Hari Poerwanto, mengatakan, tersangka FNK adalah pengantin pria yang saat itu mengadakan hajatan tanpa dilengkapi izin dari kepolisian, baik Polsek Baureno, Polres Bojonegoro, maupun Satgas COVID-19 Kabupaten Bojonegoro. Saat itu tersangka mengumpulkan massa dan menghasut melalui grup aplikasi percakapan, di mana tersangka mengadakan hajatan tanpa izin,” beber AKP Iwan, Sabtu (2/1/2021).

baca juga :  Ratusan Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Jalani Rapid Test Covid-19

AKP Iwan menambahkan kronologi kejadian tersebut berawal dari adanya hajatan pernikahan tersangka, pada Jumat (1/1/2020) pukul 15.00, dengan hiburan electone. Hiburan ini menyebabkan terjadinya kerumunan orang pada masa pandemi COVID-19.

Selain itu, pelaku juga melakukan penghasutan untuk mengumpulkan warga salah satu perguruan silat melalui pesan WhatsApp, sehingga sebanyak 250 orang anggota perguruan tersebut menghadiri undangan tanpa menggunakan masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi kemarin sore, tepatnya pukul 16.30 WIB, kita bubarkan kerumunan hajatan yang mengundang hiburan electone yang menimbulkan keresahan di masyarakat. Jumlah massa kurang lebih 500 orang,” ujarnya.

baca juga :  Polres Bojonegoro Akan Tingkatkan Patroli Skala Besar di Obyek Vital

Ditempat itu ada beberapa anggota perguruan pencak silat. Sehingga juga terjadi perkelahian dengan anggota perguruan silat lainnya. “Untuk saat ini anggota (polisi) masih melakukan pemeriksaan dengan meminta keterangan pada para saksi,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Yaitu, pasal 160 KUHP tentang penghasutan, pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan, dan pasal 14 ayat 1 Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit.

“Tersangka saat ini kita jerat dengan pasal 160 KUHP, juncto Undang-Undang karantina dan wabah penyakit, ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tegasnya. (top/har)

baca juga :  Gelapkan Uang Rp345 Juta, Oknum Kades di Baureno Masuk Bui
Reporter : Biro Pantura

baca juga

Warga Malo Bojonegoro Bacok Tetangga hingga Tewas

Aziz Manna Memorandum

Tokoh Lintas Agama di Bojonegoro Menolak People Power

Aris Setyoadji

Tingkatkan Pelayanan, AKBP Pandia Resmikan Gedung Satpas MELIWIS 2000

Aziz Manna Memorandum