Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Surabaya

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Kesiapan PSEL Benowo Sebelum Diresmikan Presiden Jokowi

Pangdam V/Brawijaya saat meninjau PSEL Benowo

Surabaya, memorandum.co.id – Jelang kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) besok, Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto meninjau langsung persiapan Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, Rabu (5/5/2021).

Tiba di lokasi, Suharyanto langsung memantau kondisi infrastruktur bangunan PSEL pertama di Indonesia ini. Kemudian dia menuju central control room yang berada di lantai 3. Di tempat tersebut, Suharyanto mengecek proses pengolahan sampah hingga bisa menjadi listrik.


Setelah berkeliling, Suharyanto memastikan segala mesin berjalan dan berfungsi dengan normal. Dengan demikian, dia menyimpulkan bahwa PSEL itu bisa segera diresmikan oleh Jokowi sebagai PSEL pertama di Indonesia.

baca juga :  Kodam V Brawijaya Autofest Datangkan Komunitas Otomotif

“Untuk persiapan pengamanan, kami sudah siap dan akan mengerahkan personil TNI yang ada di Jawa Timur, dibantu dengan Polri. Ini agar kunjungan bapak Presiden ke Jawa Timur bisa aman dan nyaman,” tutur Suharyanto.

Setelah tuntas meninjau PSEL di Benowo, Pangdam V/Brawijaya bergegas menuju Lamongan ke tempat pengolahan ikan. Di sana, Suharyanto juga meninjau kesiapan dan pengamanan pada lokasi yang akan menjadi kunjungan kerja Presiden Jokowi di Jawa Timur

“Bapak Presiden besok juga akan meresmikan tempat pengolahan ikan sekaligus berdialog dengan para nelayan yang ada di Lamongan, setelah itu meresmikan PSEL di TPA Benowo,” ungkapnya.

baca juga :  Melalui Berita Membuat Jatim Kondusif

Sementara itu, disoal terkait penanganan Covid-19 di Jawa Timur, Suharyanto mengatakan, bahwa pihaknya rutin turun ke jalan menggalakkan PPKM mikro bersama dengan jajaran Polda Jatim serta lebih intens dalam pengamanan terkait larangan mudik lebaran yang dalam waktu mulai diberlakukan.

“Kami terus mengefektifkan PPKM mikro. Dan terkait larangan mudik, kami akan melakukan penyekatan arus di 20 titik dalam kota yang ada di Jawa Timur, dan 7 titik di perbatasan provinsi,” papar lulusan Akmil tahun 1989 dari kecabangan Infanteri ini.

Sekadar diketahui, PSEL Benowo dalam prosesnya menggunakan metode bernama Gasification Power Plant. Metode ini mampu mengolah sampah menjadi listrik.

baca juga :  Terapkan Prokes saat PSEL Benowo Diresmikan Presiden Jokowi

Pertama, sampah yang telah ditimbang akan dimasukkan Waste Pit atau proses pemilahan. Kemudian, sampah itu diayak menggunakan crane seperti capit dan dimasukkan ke dalam Boiler. Di dalam Boiler itulah proses pembakaran dilakukan. Metode ini pun terbilang lebih cepat dibanding sebelumnya Landfill Gas Power Plant.

Sehingga melalui Gasification ini, per harinya akan memakan minimal 1000 ton sampah yang diolah menjadi listrik. Dan mesin akan bekerja selama 24 jam tidak berhenti. Dengan metode ini, PSEL mampu menghasilkan energi listrik 2 Megawatt. (mg3)

baca juga

Video : Pangdam V / Brawijaya Tinjau PSEL TPA Benowo

Agus Supriyadi

Tutup Dikmata TNI AD, Ini Pesan Pangdam V/Brawijaya

Aziz Manna Memorandum

Tingkatkan Soliditas, Kapolda dan Pangdam Olahraga Bareng

Agus Supriyadi