Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Jombang

Pantau Kondisi PMI di Dua Puskesmas, Kapolres Jombang Berikan Bingkisan

Kaporles Jombang, AKBP. Agung Setyo Nugroho memberikan  bingkisan kepada PMI yang menjalani isolasi.(Hermawan S.)

Jombang, memorandum.co.id – Kaporles Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho mengunjungi ruang isolasi Puskesmas Peterongan  dan Puskesmas Tembelang, Selasa (04/05). Turut serta dalam kunjungan tadi Dandim Jombang, Letkol Inf Triyono.

Di lokasi, orang nomor satu di Mapolres Jombang itu memberikan bingkisan dan masker kepada pahlawan devisa yang menjalani isolasi.


Dipaparkan oleh Kaporles Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, kunjungan dimaksudkan untuk memantau kondisi langsung pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru pulang dari luar negeri. “Sesuai arahan Pemerintah, Pekerja Migran Indonesia (PMI) memang diperbolehkan pulang dan diterima. Namun tetap dengan ketentuan harus mengikuti protokol kesehatan (prokes),” paparnya, Selasa,(04/05).

baca juga :  Imigrasi Gagalkan 275 Permohonan Paspor Gelap

Dijelaskan olehnya, alur kepulangan PMI untuk tiba di tanah air memerlukan proses yang cukup panjang. Dimulai dari menjelang kepulangan mereka dari luar negeri, terlebih dulu menjalani swab antigen.

Setelah dinyatakan positif, sambung kapolres, PMI baru dapat melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. Begitu tiba, mereka lalu dibawa ke Asrama Haji Surabaya. Mereka kembali menjalani uji swab.

Setelah hasilnya negatif, PMI asal Kota Santri baru bisa melanjutkan perjalanan ke Jombang. Begitu sampai, mereka menjalani isolasi di beberapa fasilitas kesehatan sekaligus kembali menjalani uji swab antigen.

baca juga :  Pemkot Kediri Siapkan 46 Tempat Karantina untuk Pekerja Migran

“Khusus yang kami kunjungi hari, ada tiga PMI yang menjalani isolasi. Masing-masing dua pekerja di Puskesmas Peterongan, serta satu pekerja lagi di Puskesmas Tembelang,” beber Kapolres.

Dengan pertimbangan tahapan panjang yang dilalui PMI tadi, setelah hasil swab menunjukkan negatif. Waktu isolasi mandiri bagi pahlawan devisa tadi tidak harus selama 14 hari. “Kami sampaikan jika hasil swab negatif, PMI yang tiba ke tanah air tidak harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Sebab sebelum sampai di tanah air, mereka sudah menjalani serangkaian pemeriksaan ketat sebelum akhirnya dapat bergabung dengan keluarga,” pungkas Agung.

baca juga :  Pekerja Migran Indonesia Dari Malaysia Tak Terdata Pemkab

Selepas kunjungan rampung, tidak lupa Kapolres memberikan bingkisan serta masker kepada tiga PMI yang menjalani isolasi. Tidak lupa ia secara khusus berpesan, agar mereka tetap mematuhi protokol kesehatan. Dengan cara mengenakan masker, tetap menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas.(wan)

baca juga

Tingkatkan Kompetensi,  Calon Pekerja Migran Dilatih

Syaifuddin

Selesai Karantina di Surabaya, Petugas Gabungan Jemput 4 Pekerja Migran Indonesia

Syaifuddin

Pemkot Kediri Siapkan 46 Tempat Karantina untuk Pekerja Migran

Agus Supriyadi