Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Probolinggo

Pembangunan Mapolsek Kanigaran Dimulai

Kepala Biro Perencanaan Polda Jatim Kombes Pol Drs Revindo didampingi Wawali HM Soufis Subri meletakkan batu pertama pembangunan Mapolsek Kanigaran jajaran Polres Probolinggo Kota.

Probolinggo, Memorandum.co.id – Bertambah satu lagi Polsek di wilayah Kota Probolingggo, yakni Polsek Kanigaran. Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan oleh Kepala Biro Perencanaan Polda Jawa Timur, Kombes Pol Drs. Revindo, Senin (28/9/2020).


Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Teguh Santoso, Wawali HM Soufis Sobri, Kasdim 0820 Mayor Meftah Puaadi, Camat Kanigaran Agus Rianto, beserta Lurah Curahgrinting.


Pembangunan Polsek Kanigaran dilakukan di atas lahan seluas 700 meter persegi dan dianggarkan senilai Rp 2,5 miliar dengan penawaran Rp 2,1 miliar dari APBD Kota Probolinggo tahun 2020. Lokasinya berada di jalan Citarum, Kelurahan Curahgrinting Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.
Dengan adanya Polsek baru ini tentu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Biro Perencanaan Polda Jawa Timur, Kombes Pol Revindo menuturkan, pembangunan Polsek Kanigaran ini dapat terlaksana berkat dukungan semua pihak, terutama Pemerintah Kota Probolinggo.

baca juga :  Ponpes Nurul Qosim Jadi Sasaran Penyemprotan Disinfektan

“Pembangunan ini merupakan bentuk sinergitas yang nyata. Kami sadar bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah dan masyarakat Kota Probolinggo,” kata Revindo.

Dikatakan Revindo, pembangunan Mapolsek Kanigaran jajaran Polres Probolinggo Kota ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang kini dinilai cukup tinggi.

“Pembangunan Mapolsek Kanigaran memang sudah dicita-citakan sejak lama. Karena, seperti kita ketahui bersama wilayah hukum Polres Probolinggo Kota cukup luas. Tentu dengan kondisi seperti ini membutuhkan kedekatan kantor polisi di dalam kehidupan masyarakat guna memaksimalkan upaya penanganan pihak kepolisian,” tandasnya.

Tak hanya itu, dirinya berharap setelah terbangunnya Mapolsek Kanigaran akan segera memenuhi Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarananya.

baca juga :  Pengusaha Angkot Harus Berbadan Hukum

“Semakin cepat terealisasi, maka pelayanan terhadap masyarakat semakin maksimal,” ucap Revindo.

Melalui kegiatan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan Kantor Polsek Kanigaran ini, Revindo memberikan apresiasi atas dukungan Walikota Hadi Zainal Abidin dan Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib.

Sementara itu, Wawali HM Soufis Subri mengatakan, rencana pembangunan dua Mapolsek yakni, Kanigaran dan Kedopok di Kota Probolinggo tahun ini hanya bisa diwujudkan satu, yakni Mapolsek Kanigaran. Karena anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Padahal sebelum pandemi Covid-19, Pemkot Probolinggo sudah matang menyiapkan dua petak lahan masing-masing 700 meter persegi di Jalan Citarum dan Jalan Serayu, Kota Probolinggo. Tidak hanya lahan, Pemkot Probolinggo juga menyiapkan dana sekitar Rp 5 miliar melalui APBD 2020 untuk membangun dua Mapolsek tersebut.

baca juga :  Polres Probolinggo Kota Salat Gaib untuk Dua Mahasiswa Kendari

“Ketika pandemi berkecamuk, Pemkot merefocusing ABPD terkait penanganan Covid-19. Kami hanya bisa membangun Mapolsek Kanigaran dengan anggaran Rp 2,5 mliar dengan penawaran Rp 2,1 miliar tahun 2020 ini. Untuk pembangunan Mapolsek Kedopok di Jalan Serayu, ditunda pembangunannya. Insyaallah dibangun pada 2021 mendatang,” sebut Wawali.

Berdasarkan catatan, Kota Probolinggo memiliki lima kecamatan dengan tiga Mapolsek yakni Mayangan, Kademangan, dan Wonoasih. Sedangkan dua kecamatan lainnya, Kanigaran dan Kedopok tidak memiliki Mapolsek.

Karena tidak memiliki Polsek sendiri, warga di Kecamatan Kanigaran dilayani Polsek Mayangan. Sementara warga di Kecamatan Kedopok dilayani Polsek Wonoasih.(mhd/yud)

baca juga

Wakapolres Probolinggo Kota: Pertegas Penerapan Jaga Jarak

Aziz Manna Memorandum

Wakapolres Probolinggo Kota Sosialisasi Satgas Saber Pungli

Aziz Manna Memorandum

Wakapolres Probolinggo Kota Hadiri Seminar MUI

Aris Setyoadji