Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Lumajang

Pemkab Lumajang Fokus Perhatikan Sektor UMKM Terjang Pandemi

Bupati Lumajang Thoriqul Haq

Lumajang, memorandum.co.id – Sektor UMKM menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang yang didorong cepat bangkit dari hantaman pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat menjadi narasumber pada zoom meeting Government Rountable Series Covid-19 yang mengambil tema “Pemulihan Ekonomi di Jawa Timur”.


“Kita fokus menggerakkan perekonomian sektor bawah terutama sektor UMKM bisa kembali tumbuh dan bergerak,” kata Thoriqul. Haq.


Bupati Thoriq menjelaskan, bahwa sektor UMKM menjadi sektor yang didorong kembali bangkit karena sektor ini merasakan dampak yang cukup mendalam akibat hantaman pandemi Covid-19. Salah satu langkah yang dilakukan Bupati untuk menangani masalah tersebut adalah ekspansi produk menuju market atau pasar.

baca juga :  BKPM Sosialisasaikan OSS Versi Baru

Bupati Lumajang mencontohkan beberapa produk hasil kekayaaan alam Lumajang yang masih belum dioptimalkan pemasarannya seperti Kelengkeng Kateki, Kelapa Muda dan Coffee Wine. Padahal menurutnya banyak potensi Kabupaten Lumajang yang marketable.

Bupati menilai hal ini harus ada intervensi untuk meningkatkan value atau nilai dari produk serta mempertemukannya dengan pasar yang lebih luas.

“Ini kelengkeng yang jika diperbandingkan dengan kelengkeng impor jauh kualitasnya masih bagus kelengkeng kateki, tetapi masih belum menjangkau pasar yang luas, kalau ini menjadi semacam produk yang bisa saling menguatkan saya yakin ini marketable,” terang dia.

baca juga :  Disperdagin dan DPM-PTSP Kota Kediri Fasilitasi Izin Usaha bagi UMKM

Lebih lanjut, bupati menjelaskan berbagai upaya dilakukan agar sektor UMKM kembali tumbuh seperti halnya akan didirikannya Mall Pelayanan Publik yang tergabung dengan Mall UMKM. Selain itu, salah satu solusi untuk mengoptimalkan pemasaran produk lumajang adalah dengan mendekatkan produk dengan pasar melalui pasar online.

“Ini saya kira yang hari ini pasar lebih didekatkan, salah satunya melalui pasar online atau market place, salah satunya aplikasi Bantu Ibu yang membantu para pedagang atau wlijo melalui sebuah sistem, kita bekerja sama dengan ojek online lokal, tidak hanya sekadar memasarkan produk yang sekedarnya tetapi memasarkan produknya lebih luas,” pungkas bupati. (kom/fdn/fer)

baca juga :  15 UMKM Jalani Pelatihan Membatik Tulis
Reporter : Biro Lumajang

baca juga

Pemkot Kediri Gelar Pameran Produk Olahan Ikan

Aziz Manna Memorandum

Pemkot Kediri Beri Pendampingan UMKM Bikin Video Promosi

Syaifuddin

Pamerkan Produk Binaan, BI Menguatkan Daya Saing UMKM

Ferry Ardi Setiawan