Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo Siap Lobi Kemendagri Soal Pilkades

Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin

Sidoarjo, Memorandum.co.id – Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menyatakan siap melobi langsung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Pilkades serentak.

“Nggak pakai surat-suratan lagi atau vidcall. Kalau perlu saya sendiri bersama teman-teman di DPRD yang datang ke kantor Kemendagri biar tidak ada prasangka-prasangka terkait Pilkades,” tandas Nur Ahmad Syaifuddin.

Ia yang ditemui usai mengikuti rapat paripurna di kantor DPRD Sidoarjo, Kamis (13/8) menyatakan rencana keberangkatan ke Jakarta akan segera dimatangkan setelah menggelar pertemuan dengan Tim Epidemiologi Unair yang rencananya akan digelar dalam satu hingga dua hari ke depan.

baca juga :  Mantan Kades Kebaron Klarifikasi Tudingan Penggelapan TKD

Menurut Cak Nur, hasil kajian dan masukan tim dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair terkait kondisi akhir penyebaran pandemi covid-19 itulah yang nantinya akan menjadi bahan utama pembicaraan yang bakal disampaikan ke Kemendagri.

“Kalau memang kondisi Sidoarjo sudah kuning, nggak usah hijau, maka kita berani mencoba meminta kebijakan Mendagri supaya diijinkan tetap menggelar Pilkades sesuai jadwal yang sudah kita putuskan kemarin,” katanya.

Cak Nur menandaskan, hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Sidoarjo untuk tetap melaksanakan Pilkades pada 20 September mendatang seperti yang telah ditetapkan melalui SK Bupati bernomor bernomor 188/563/438.1.1.3/2020 yang ia tandatangani pada 5 Agustus 2020 lalu.

baca juga :  Pengamat: Penundaan Pilkades di Sidoarjo Rentan Timbulkan Ketidakpercayaan Publik

Meski begitu, ia mengaku tetap menghormati rekomendasi dari Kemendagri sesuai surat bernomor 141/4528/SJ 10 Agustus yang menyarankan agar Pilkades digelar setelah pelaksanaan Pilkada.

Karena itu. ia meminta pada semua panitia Pilkades di 175 desa di Kabupaten Sidoarjo untuk tetap melanjutkan tahapan-tahapan yang sudah digariskan sampai adanya keputusan lebih lanjut terkait pesta demokrasi di level desa itu.

Hanya saja, kuncinya tetap pada kondisi terakhir penularan virus covid-19 di Sidoarjo yang hingga kini masih belum stabil.

“Karena itu semua pihak harus membantu kami menyelesaikan masalah pandemi ini hingga benar-benar tuntas,” tandasnya.(lud/jok)

baca juga :  Pilkades Tak Jelas, Pembangunan Desa Terhambat
Reporter : Biro Sidoarjo

baca juga

Surat Mendagri Turun, Pilkades Serentak Ditunda hingga Usai Pilkada

Aziz Manna Memorandum

SE Mendagri Soal Pilkades Picu Kegaduhan di Desa

Aziz Manna Memorandum

Polresta Sidoarjo Terjunkan Satgas Anti Botoh Cegah Judi Pilkades dan Pilkada Serentak

Agus Supriyadi