Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Madura

Polsek Geger Tetap Greget Kampanyekan Wajib Masker

Kapolsek Geger edukasi warga

Bengkalan, Memorandum.co.id -Ekskalasi sebaran coronavirus desease atau covid 19 di Kabupaten Bangkalan menunjukkan tren menurun. Bahkan sejak paruh November lalu, status kabupaten di ujung Barat Pulau Madura itu sudah zona kuning. Atau resiko rendah

Meski begitu, Kapolsek Geger, AKP Bidaruddin,SH, pantang mengendorkan giat edukasi peningkatan dan penegakan displin prokes sebagaimana diamanatkanan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan Perbub Nomor 63 Tahun 2020.


”Status Kabupaten Bangkalan memang sudah zona kuning,” kata Bidaruddin, Minggu (29/11) pagi tadi.

Bahkan, data terakhir Sabtu (28/11) sore, jumlah warga terkonfirmasi positif covid 19 cuma 8 orang. Posisinya ada di urutan ke 17, atau satu tingkat ada di atas Kecamatan Konang di urutan buncit dengan jumlah hanya 2 warga terpapar.

baca juga :  Polsek Geger Edukasi Disiplin Prokes di Kawasan Desa Hutan Rakyat

Namun Bidaruddin pantang untuk lengah. Sesuai arahan Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyato, upaya untuk mengedukasi masyarakat melalui Operasi Yustisi terpadu, operasional Mobil Patroli Tangguh Covid 19 Semeru Polsek, serta giat sambang desa dengan tehnik door to door sistem (DDS) harus tetap digelorakan.” Itulah yang kami lakukan hingga saat ini,” tandasnya.

Faktanya, Sabtu dan Minggu (29/11) pagi tadi, Kapolsek Geger AKP Bidaruddin, turun memimpin langsung jalannya Operasi Yustisi Terpadu bersama anggota Koramil dan petugas Trantib kecamatan.

baca juga :  Polsek Geger Edukasi Disiplin Prokes di Kawasan Desa Hutan Rakyat

Menggunakan Mobil Patroli Tangguh, mereka menyisir sepanjang ruas jalan raya Polsek dan kecamatan, pasar tradisional, kompleks pertokoan, restoran dan warung.

Disela-sela Giat Ops Yustisi, itu petugas amat getol mengkampanyekan ketentuan wajib pakai masker. Itu sebabnya, warga yang terjaring tanpa masker langsung dicegat dan diedukasi ”Jika tidak punya masker ya kami kasih secara gratis,” ungkap Bidaruddin.

Tetapi warga yang ngeyel, apa lagi membantah himbauan petugas, langsung ditindak tegas dengan saksi sosial ringan. Ada yang disuruh push-up, scot-jump, mengucapkan teks Panasila, atau membaca surat pendek Al-Quran.”Selain itu, anjuran agar jaga jarak ideal dalam kerumunan, serta lebih kerap stay at home selama pandemi, juga tetap kami sisipkan,” pungkas Kapolsek AKP Bidaruddin. (ras).

baca juga :  Siaga Bencana, Polsek Geger Koordinasi Lintas Sektoral
Reporter : Biro Madura

baca juga

Siaga Bencana, Polsek Geger Koordinasi Lintas Sektoral

Aris Setyoadji

Polsek Geger Edukasi Disiplin Prokes di Kawasan Desa Hutan Rakyat

Aziz Manna Memorandum