Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Surabaya

PT KAI Daop 8 Surabaya Operasikan KA untuk Keperluan Mendesak

Luqman Arif

Surabaya, memorandum.co.id – Selama masa larangan mudik Idulfitri pada 6- 17 Maret 2021, PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan empat kereta api lokal dan sembilab kereta api jarak jauh. Namun, pengoperasian kereta api diperuntukkan bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan nonmudik.

“Jumlah kereta yang kami operasikan memang hanya terbatas untuk mengakomodasi pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik. KAI tetap hanya menjual tiket 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia,” terang Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Selasa (4/5/2021).


Luqman mengatakan, pengoperasian kereta api lokal maupun kereta api jarak jauh pada periode tersebut bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik lebaran. Hal ini sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 dan Surat Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor HK.701/1/10/DJKA/2021 pada 30 April 2021 dan telah mendapatkan izin dari pemerintah.

baca juga :  Belasan Ribu Tiket Kereta di Surabaya Dibatalkan Penumpang

“Perjalanan mendesak nonmudik. Di antaranya bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, dan ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga. Selain persyaratan surat izin perjalanan tertulis, para pelaku perjalanan juga tetap diharuskan menunjukkan hasil negatif RT-PCR, rapid test antigen, atau GeNose C19,” tegas Luqman.

Ia menegaskan, petugas akan melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan saat boarding di stasiun. Jika ditemukan calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, maka penumpang tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan.

baca juga :  Belasan Ribu Tiket Kereta di Surabaya Dibatalkan Penumpang

“Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan kereta api jarak jauh dilakukan dengan teliti, cermat, dan tegas. Karena kita mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak mudik,” papar Luqman.

Luqman menyebutkan bahwa empat kereta api lokal yang dimaksud adalah kereta api Penataran relasi Surabaya Kota-Malang-Blitar, Tumapel relasi Malang-Surabaya Kota, Dhoho relasi Surabaya Kota-Kertosono-Blitar, dan Jenggala relasi Mojokerto-Sidoarjo.

Sedangkan sembilan kereta api jarak jauh yakni Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir; Argo Wilis relasi Surabaya Gubeng-Bandung; Gajayana relasi Malang-Gambir; Bima relasi Surabaya Gubeng-Gambir; Maharani relasi Surabaya Pasar Turi-Semarang; Sri Tanjung relasi Surabaya Gubeng-Lempuyangan dan Surabaya Gubeng-Ketapang; Tawang Alun relasi Malang-Ketapang; Probowangi relasi Surabaya Gubeng-Ketapang, serta Pasundan Lebaran relasi Surabaya Gubeng-Kiaracondong.

baca juga :  Belasan Ribu Tiket Kereta di Surabaya Dibatalkan Penumpang

“KAI selalu mengoperasikan KA sesuai pedoman dari Peraturan Menteri dan Surat Edaran yang dikeluarkan pemerintah. Kami berharap masyarakat dapat tetap membatasi mobilitasnya serta tidak mudik tahun ini,” pungkas Luqman,” pungkas Luqman. (mg1)

baca juga

Belasan Ribu Tiket Kereta di Surabaya Dibatalkan Penumpang

Rakhmat Hidayat