Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Headline polresta sidoarjo

Rampas Mobil, 4 Preman Dicokok Polisi

Rilis ungkap kasus perampasan mobil.

Sidoarjo, Memorandum.co.id – Tujuh preman melakukan aksi perampasan mobil dan melakukan pengerusakan. Aksi premanisme ini menjadi atensi aparat penegak hukum. Alhasil, 4 pelaku perampasan itu sekarang harus mendekam di penjara Mapolresta Sidoarjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sedangkan yang tiga orang masih diburu oleh petugas.


Wakasat Reskrim Polresta Sidoajo, AKP Imam Yuwono mengatakan, Unit Pidana Umum Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil membekuk 4 dari tujuh tersangka pelaku perampasan mobil. Empat pria tersebut adalah, Fatku Rohman (29) warga Menganti Gresik, Charles Lovus (39) warga Gubeng Surabaya, Syaiful Efendi (29) warga Sawahan Surabaya dan Eko Hery Santoso (29) warga Wringinanom Gresik.


“Yang tiga orang kabur dan masih kita buru keluar kota,” katanya, Jumat (21/11/20).

baca juga :  Grebek Lokasi Sabung Ayam Buduran, 8 Orang Diamankan

Lanjut Imam Yuwono, keempat tersangka tersebut ditangkap lantaran mengambil paksa mobil Honda Mobilio warna putih W 1397 CU di sebuah leasing dan disimpan di gudang PT Anugerah Lelang Indonesia (Smartbid) yang berada di Desa Jemundo, Kecamatan Taman.

“Honda Mobilio tersebut adalah mobil tersangka Fatku Rohman yang dibeli secara kredit. Karena terlambat membayar beberapa bulan, akhirnya ditarik leasing dan disimpan di gudang Smartbid di Jemundo. Nah tersangka Fatku lalu mengajak enam preman untuk mengambil paksa mobil tersebut,” terangnya.

baca juga :  Deteksi Dini, Personel Polresta Sidoarjo Rapid Test

Modusnya adalah para tersangka ini mendatangi gudang tersebut pada tanggal 16 September 2020. Para tersangka lalu merusak gembok serta membuka paksa gudang dan mengambil paksa mobil. Mereka juga mengancam penjaga gudang.

“Tak hanya merusak gembok, mereka juga mengancam penjaga gudang, sebelum membawa kabur mobil dalam gudang,” paparnya.

Diduga melakukan perbuatan tindak pidana pemerasaan atau pengeroyokan terhadap barang atau memaksa dengan ancaman kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 KUHP atau pasal 170 KUHP atau pasal 335 KUHP.

baca juga :  Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Pengelola dan Pengunjung Cafe Langsung Didenda

“Mereka terancam hukuman 9 tahun penjara,” pungkasyanya.(ags/jok)

Reporter : Biro Sidoarjo

baca juga

Warga Diimbau Tetap Jaga Kerukunan

Aris Setyoadji

Wakapolresta Sidoarjo: Kampung Tangguh Bikin Tangguh dan Aman Masyarakat

Aziz Manna Memorandum

Wakapolda Jatim Apresiasi Konsep Go Green Posyan Ops Lilin Semeru 2019 Polresta Sidoarjo

Agus Supriyadi