Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Madura

Sikapi Pemekaran Dunia Usaha, Tahun ini Pemkab Bangkalan Tambah Mobil Damkar

Bupati R Abdul Latif Amin Imron

Bangkalan, Memorandum.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Bangkalan pada tahun anggaran 2021 ini berencana menambah satu unit Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar). Ada beberapa alasan logis mengapa kebijakan itu harus segera direalisaikan.

Di antaranya, kepemilikan dua unit Mobil Damkar yang ada saat ini diprediksi tidak akan lagi mampu mengantisipasi luas wilayah. Terlebih, 10 tahun pascaberoperasinya Jembatan Suramadu, perubahan situasi dan kondisi (sikon) berkembang cukup fantastis.


Terutama proses pemekaran dunia usaha kini kian menggurita di mana-mana. Merata di 18 kecamatan. Empat kecamatan yang bersisian dengan jalan akses Jembatan Suramadu yakni Bangkalan, Labang, Burneh dan Kecamatan Kamal kini sudah dipadati oleh pemekaran sektor usaha kuliner, pertokoan modern, pengembangan pemukiman, bahkan industri galangan kapal.

baca juga :  640 THL-K2 Bangkalan Akhirnya Resmi Diangkat Jadi ASN Jalur P3K

“Nah, jika sewaktu-waktu terjadi musibah kebakaran besar di kawasan padat itu, dua unit Mobil Damkar milik Pemkab akan sulit untuk bisa mengatasi dengan cepat,” kata Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Selasa (23/2).

Apalagi, sambungnya, satu di antaranya, mobil damkar Toyota Dyna buatan 1995 yang ditempatkan di Kantor Satpol-PP, selain sudah kadulawrsa, juga sudah tak layak pakai karena sering ngadat.

“Jadi sekarang ini hanya ada satu mobil Damkar yang sehat, yakni Mitsubhisi Fuso tahun 2010,” tandas Ra Latif, sapaan akrab Bupati.

baca juga :  Bupati Bangkalan Pulangkan 37 Pasien Sembuh Covid-19

Dampaknya, ketika terjadi kebakaran besar seperti peristiwa terbakarnya kompleks pasar tradisional Kecamatan Tanah Senin 27 Oktober 2019 lalu, petugas yang hanya mengandalkan satu unit mobil Damkar dengan kapasitas daya angkut 3.500 liter jadi amat lamban mengatasi situasi.

Akibatnya, 202 kios semi permanen dan 97 kios pernamen dari total 460 unit kios di dalam dan di luar pasar milik pedagang luluh-lantak diamuk si jago merah. Kerugian ditaksir mencapai belasan miliar.

Kebakaran cukup besar juga pernah terjadi di galangan kapal kelolaan PT Adilihung di Desa Sembilangan, Kecamatan Bangkalan. Petugas juga kesulitan untuk memadamkan api dengan cepat. Itu sebabnya, ketika Pemkab menggelar coffee morning dengan praktisi dunia usaha, Senin (15/2) lalu, mencuat usulan Direktur PT Adilihung agar Pemkab menambah kepemilikan mobil Damkar.

baca juga :  Pemkab Bangkalan Evaluasi Kinerja Tim Satgas Dalam 10 Bulan Terakhir

“Jadi, sudah waktunya Pemkab menambah kepemilikan mobil Damkar. Untuk tahun ini, Insyaallah, Pemkab untuk sementara akan nambah satu unit dulu,” pungkas Ra Latif. (ras)

Reporter : Biro Madura

baca juga

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangkalan Tak Pernah Diskriminatif

Agus Supriyadi

Tim Gugus Tugas Bangkalan Gelar Rakor Simulasi Pemulasaraan Jenazah Covid 19

Agus Supriyadi

Tiga Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Tanah Merah Ditutup

Aris Setyoadji