Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Malang Kota

Tak bermasker Didenda Rp 25 Ribu

Sidang di tempat penegakan protokol kesehatan Covid -19 di Jalan Simpang Balapan.

Malang, memorandum.co.id  – Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Malang, Polresta Malang Kota, Kodim 0833 Kota Malang, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menggelar operasi yustisi penegakan protokol Kesehatan Covid 19 di  Jalan Simpang Balapan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Selasa (24/11/2020).

“Ada 78 pelanggar yang kami tindak dalam operasi hari ini. Setiap pelanggar wajib ikuti sidang di tempat dan membayar denda sebesar Rp 25 ribu,” terang Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundangan Daerah Satpol PP Kota Malang, Natalino Monteiro saat  kegiatan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan Covid-19 di Jalan Simpang Balapan.


Dari 78 pelanggar itu, 73 pelanggar telah membayar denda sedangkan 5 pelanggar belum membayar denda. Total uang denda mencapai sebanyak Rp. 1.825.000. Bagi pelanggar yang belum membayar denda, KTP -nya ditahan jaksa. Para pelanggar dapat mengambil KTP dan membayar uang dendanya di Kejari Kota Malang.

baca juga :  Polisi Kota Malang Kawal Jenazah Covid-19

Dirinya juga mengungkapkan bahwa beragam alasan sering dilontarkan oleh para pelanggar protokol kesehatan. Yang sering dijadikan alasan pelanggar adalah merasa gerah saat memakai masker.

“Sehingga maskernya tidak dipakai dan disimpan di dalam tas atau jok  motor. Namun apapun alasannya, tetap merupakan pelanggaran protokol kesehatan Covid -19 dan wajib ditindak,” lanjutnya.

Ia berharap dengan operasi, maka masyarakat semakin sadar dengan pentingnya penggunaan masker. Dan di operasi berikutnya, pelanggar semakin berkurang. Sebelumya, pihaknya melakukan hal yang sama di Jalan Soekarno Hatta. Saat itu, sebanyak 70 pelanggar ditindak. ( edr/udi)

baca juga :  Kadin Jatim Komitmen Budayakan K3

baca juga

Yustisi Serentak, Ribuan Pelanggar Prokes Disanksi

Ferry Ardi Setiawan

Wawali Kota Malang Ajak Warga Disiplin Protokol Kesehatan

Aris Setyoadji

Waspada, Akhir Januari Terjadi Lonjakan Covid-19

Syaifuddin