Memorandum.co.id – Berita Peristiwa Kriminal Hari Ini
Polresta Malang Kota

Tergiur Pinjaman Modal, Korban Penipuan Medsos Gadaikan Motor

Halfad Kurniawan mengadu ke Mapolresta Malang Kota.

Malang, memorandum.co.id – Ratna Wati Dwi atau biasa dipanggil Libra (44), warga Ngaglik, Kelurahan Sukun, Kota Malang, diduga menjadi korban penipuan akun Facebook (FB).

Akun itu mencatut nama Ketua DPC PDI-P Kota Malang I Made Riana Dian Kartika. Isinya, menawarkan bantuan pinjaman modal usaha, lengkap dengan logo koperasi.


Namun bukan pinjaman uang yang didapatkan, justru menjadi korban penipuan sejumlah uang. Atas kejadian itu, korban melaporkan ke Mapolresta Malang Kota

Dalam laporannya, ia menjadi korban penipuan dengan transfer Rp 3 juta. Sebab, dari jumlah pinjaman yang Rp 60 juta, harus membayar sejumlah biaya sekitar 5 persen. Uang sejumlah Rp 3 juta itupun, ia dapatkan setelah mengadaikan motor.

“Saya mendapatkan informasi dari media sosial. Di foto profile, menggunakan foto ketua DPC PDI-P Kota Malang. Menawarkan pinjaman uang untuk modal usaha. Saya tertarik,” terangnya, saat dikonfirmasi, Selasa (23/2/2021).

Ia menambahkan, selain dirinya ada sekitar 4 orang yang ingin mengajukan pinjaman. Namun, teman temanya, menunggu dirinya untuk melanjutkan pengajuan pinjaman, sampai berhasil.

“Kalau saya sudah cair, teman-teman saya mau lanjut mengajukan pinjaman. Sempat saya tanyakan, kapan pinjaman cair, malah dikirim resi sudah cair. Tapi di ATM, tidak ada,” lanjutnya.

Dirinya baru menyadari telah menjadi korban dan curiga, saat ditelepon, pelaku menyebutnya dengan panggilan “Bu” ke korban.

“Kalau pak Made, biasanya nyebut saya dengan “Mbak Libra,” lanjutnya.

Sementara itu, Halfad Kurniawan, dari Badan Bantuan Advokasi Hukum Untuk Rakyat (BBAHR)
DPC PDI Perjuangan Kota Malang, langsung mengadukan akun FB tersebut ke Mapolresta Malang Kota, Selasa (23/2/2021).

“Kami mengadukan akun FB. Di akun tersebut menggunakan foto ketua DPC dan logo partai PDI-P. Semoga tidak ada korban lagi,” terangnya. (edr/fer)

Reporter : Biro Arema